Covid19 di Sumsel

BREAKING NEWS: Bertambah 51 Kasus Positif Covid-19 di Sumsel, Total Kini 278 Kasus Virus Corona

Bertambah 51 pasien positif Virus Corona atau Covid-19 di Sumsel, sementara yang sehat dan meninggal belum ada penambahan.

Penulis: Jati Purwanti | Editor: Refly Permana
Tribunnews.com
Virus Corona (Ilustrasi) 

"Setidaknya setiap orang setiap harinya menggunakan tiga masker kain.

Saat masker satunya dicuci masih ada stok masker lain." katanya.

 Garuda Indonesia Kembali Mengudara di Tengah Pandemi Covid-19, Ada Syarat untuk Jadi Penumpang

Sebelumnya, kasus konfirmasi baru positif Covid-19 atau Virus Corona di provinsi Sumatra Selatan (Sumsel) kini mencapai 210 kasus.

Jumlah total ini setelah mendapat tambahan 11 kasus pada 6 Mei 2020.

Juru Bicara Penanganan Covid-19 di Sumsel, Yusri, menyebutkan kasus konfirmasi baru positif berasal dari Ogan Ilir sebanyak dua orang, Ogan Komering Ilir (OKI) dua orang, dan tujuh orang dari Kota Palembang.

"Semua kasus ini status penularannya transmisi lokal," kata Yusri, Rabu (6/5/2020).

 Pamerkan Skill Tinjunya di Medsos, Mike Tyson Langsung Dapat Tawaran Rp 15 Miliar

Selain tambahan kasus positif, berdasarkan data terbaru dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumsel terdapat tambahan satu kasus meninggal.

Adapun kasus meninggal tersebut yakni kasus ke 173 dengan rincian orang dengan umur 75 tahun, berjenis kelamin laki-laki asal OKI dengan status kasus transmisi lokal.

"Orang yang meninggal ini memiliki riwayat hipertensi selain juga karena terinfeksi Virus Corona," jelas Yusri.

Sementara itu hingga hari ini belum ada tambahan kasus sembuh sehingga jumlah kasus sembuh total 47 orang.

Yusri mengatakan, untuk jumlah Orang dalam Pemantauan (ODP) di Sumsel sebanyak 4.412 orang terdiri dari 2.219 orang selesai dipantau dan 1.502 orang masih dalam proses pemantauan.

 Pemberian Bantuan Sosial Tunai tak Harus Datang ke Merdeka, Bisa Juga ke Kantor Pos di Kecamatan

Kemudian total Pasien dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 280 orang dengan rincian selesai dilakukan pengawasan 139 orang, masih proses pengawasan 141 orang dan penambahan PDP 14 orang.

Sementara itu, sampel yang diperiksa di Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Palembang sebanyak 1.235 sampel terdiri dari 849 sampel Orang Tanpa Gejala (OTG), 316 sampel PDP dan 70 sampel ODP.

"Total jumlah sampel positif 210, negatif 211 dan sampel yang masih proses pemeriksaan 814." ujar Yusri.

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved