Virus Corona di Sumsel

Mulai Hari ini Jalan Perbatasan Palembang Ditutup, Berikut Poin-poin jika PSBB Palembang Diterapkan

Pemerintah Kota Palembang memaksimalkan upaya penanganan Covid-19 melalui sosialisasi bahaya Virus Corona

Penulis: Rahmaliyah | Editor: Yandi Triansyah
SRIPOKU.COM / Anton
Ilustrasi PSBB Palembang 

Laporan wartawan Sripoku.com, Rahmaliyah

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Pemerintah Kota Palembang memaksimalkan upaya penanganan Covid-19 melalui sosialisasi bahaya Virus Corona kepada masyarakat jelang pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala besar (PSBB).

Berdasarkan keputusan hasil rapat gugus COVID-19 Kota Palembang, Selasa (21/4/2020). 

Rapat sendiri diikuti oleh Walikota Palembang Harnojoyo, Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda, Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Anom Setyadji, Dandim 0418 Palembang Kolonel Arm Widodo Noercahyo dan Ketua DPRD Palembang Zainal Abidin.

Masing-masing dari mereka menjabarkan beberapa poin yang perlu menjadi perhatian masyarakat bila PSBB dijalankan.

Diantaranya, pertama wajib menggunakan masker, razia masker di Setiap Wilayah Palembang.

Dilarang berkumpul lebih dari lima orang, dilarang mudik, menjaga jarak, penutupan akses masuk Palembang.

Penerapan sanksi bagi yang melanggar, apabila dinilai mencurigakan akan dikriteriakan Orang Tanpa Gejala (OTG) dan dikirim ke Jakabaring pusat isolasi COVID-19 Sumsel.

"Sekarang kita tengah melakukan persiapan PSBB hari ini mulai atau besok kita sosialisasikan atau diberlakukan,"kata Walikota Palembang Harnojoyo saat memimpin rapat Gugus tugas COVID-19 di rumah dinasnya Selasa,(21/4/2020).

ABG di Palembang Ini Bobol Rumah Berdinding Beton, Hanya Bermodalkan Tang dengan Waktu yang Singkat

 

Peringatan Hari Kartini, Begini Perjuangan dr Nelda Aprilia Salim Merawat Pasien Covid -19 di Sumsel

Disebutkan Harno beberapa poin tersebut yang harus dilakukan masyarakat akan diterapkan.

Hal itu diberlakukan agar apabila Kementerian Kesehatan (Kemenkes) meloloskan usulan PSBB di Kota Palembang diberlakukan.

Apabila penerapan itu tidak diindahkan akan diterapkan beragama sangksi kepada masyarakat.

"Pembatasan pertemuan orang dengan skala besar seperti lima orang atau lebih. Nanti kita akan memberikan sanksi bagi masyarakat yg tidak mengindahkan,"tegasnya.

Walikota Palembang mengajak semua elemen masyarakat mendukung gerakannya untuk mensosialisasikan serta menjalankan proses PSBB yang tengah diberlakukan tersebut.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved