HD: Silakan Ajukan PSBB

Pengajuan PSBB itu terlebih dahulu disampaikan ke Pemerintah Provinsi Sumsel, untuk selanjutnya dikaji dan diteruskan ke Pemerintah Pusat

SRIPOKU.COM/Abdul Hafiz
Gubernur Sumsel Herman Deru mengapresiasi dapur umum gugus tugas yang didirikan, atas ide bersama dari Gubernur, Kapolda, Pangdam II/Swj, Kajati dan Forkopimda lainnya didukung penuh Bekang Kodam II/Sriwijaya, mulai dari peralatan masak sampai dengan koki-kokinya yang merupakan Standar TNI. 

PALEMBANG, SRIPO -- Kendati Pemerintah Provinsi Sumsel tidak menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), namun Gubernur Sumsel, Herman Deru mempersilakan kepala daerah di 18 kabupaten dan kota yang ada di Sumsel jika ingin mengajukan PSBB dalam upaya menanggulangi pandemi corona, Kamis (16/4).

Herman Deru mengatakan, meskipun satu daerah yakni Kota Prabumulih sudah ditetapkan sebagai zona merah penularan COVID-19, namun hingga saat ini belum ada satu pun bupati maupun wali kota di Sumsel yang mengajukan permohonan untuk menerapkan PSBB melalui Pemerintah Provinsi.

"Silakan bagi daerah yang ingin mengajukan, penerapan PSBB itu wewenang kepala daerah melalui persetujuan dari Pemerintah pusat, untuk menekan potensi penyebaran COVID-19," ujarnya.

Positif Virus Corona atau Covid-19 Bertambah 3 Orang, Kota Palembang Belum Perlu Penerapan PSBB

Sekda: Palembang Belum Perlu PSBB

Deru mengungkapkan, pengajuan PSBB itu terlebih dahulu disampaikan ke Pemerintah Provinsi Sumsel, untuk selanjutnya dikaji dan diteruskan ke Pemerintah Pusat melalui Kementerian Kesehatan RI.

Ia mengimbau, sebelum mengajukan PSBB pemerintah daerah hendaknya sudah mempertimbangkan dengan matang terkait dampak maupun kompensasi yang harus dilakukan nantinya.

"Sebelum ajukan PSBB saya harap harus mempertimbangkan dampaknya. Kalau di Pulau Sumatera ini baru Pekanbaru saja yang menerapkan PSBB," ungkap mantan Bupati OKU Timur ini.

Untuk Pemprov Sumsel sendiri, diakui sejauh ini belum akan mengambil opsi pemberlakuan PSBB. Namun, untuk meminimalisir penyebaran Covid-19 masyarakat diminta untuk tetap waspada dengan menjaga kesehatan dan pola hidup bersih.

"Provinsi Sumsel belum mengambil opsi PSBB. Kami imbau harus menjaga psikologi sehingga tidak stres yang justru dapat mengakibatkan turunnya imunitas tubuh dan rentan terkena Covid-19," harapnya. (oca)

Editor: Soegeng Haryadi
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved