Berita Muratara

Siap-siap, Bangunan Liar di Sepanjang Jalinsum Muratara Segera Ditertibkan

Bangunan liar di sepanjang Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) akan tertibkan.

SRIPOKU.COM / Rahmat Aizullah
Pondok tempat berjualan buah-buahan musiman yang dinilai merusak pemandangan di sepanjang Jalinsum wilayah Kabupaten Muratara 

Siap-siap, Bangunan Liar di Sepanjang Jalinsum Muratara Segera Ditertibkan

SRIPOKU.COM, MURATARA - Bangunan liar di sepanjang Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) akan tertibkan.

Penertiban bangunan liar ini karena dinilai merusak pemandangan Jalinsum Muratara yang menjadi jalur lintasan antar provinsi.

Keberadaan bangunan yang berdiri di atas tanah daerah milik jalan (DMJ) juga dinilai bisa mengancam keselamatan pemilik bangunan itu sendiri.

"Ada puluhan bangunan liar yang dibangun di atas jalur DMJ, semuanya akan kita tertibkan secara perlahan," kata Kepala Satpol PP Muratara, Firdaus, Minggu (8/3/2020).

Sebelum melakukan penertiban, pihaknya terlebih dahulu akan memberikan himbauan baik secara lisan maupun melalui surat pemberitahuan.

Lapas Muaraenim Lakukan Penyuluhan Corona Bagi Pengunjung

 

Rumah Wawako Prabumulih Terbengkalai Belasan Tahun tak Dihuni, Berada di Tengah Hutan

Dia berharap para pemilik bangunan dapat membongkar bangunan miliknya yang berada di atas jalur DMJ tersebut sebelum dibongkar paksa.

"Untuk tahap awal ini kita berikan himbauan dulu, kita berikan pengertian kepada pemiliknya, kita yakin mereka mengerti dari tujuan penertiban itu sendiri," katanya.

Menurut Firdaus, bangunan liar yang akan ditertibkan tersebut berupa tempat berjualan buah-buahan musiman, bukan bangunan tempat tinggal warga yang permanen.

"Pondok-pondok tempat masyarakat berjualan, bukan bangunan tempat tinggal, semuanya tidak memiliki izin, bangunannya bukan yang permanen," ujarnya.

Yanti, salah seorang pemilik pondok tempat berjualan buah musiman menyambut baik kebijakan pemerintah daerah untuk menertibkan bangunan liar tersebut.

Pria di Tangga Buntung Palembang Ini tak Berkutik, Kepergok Tim Hunter Sembunyikan Pedang 40 CM

Simpan Pedang di Plafon Warung, Warga Gandus Palembang Diamankan Tim Hunter Polrestabes Palembang

"Tidak apa-apa, kami juga kan berjualannya buah-buahan musiman, pondoknya dibangun pas musim buah saja, kalau tidak musim lagi pasti dibongkar," katanya.

Editor: Yandi Triansyah
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved