Arti Sebuah Nama

Arti Sebuah Nama Dalam Islam

Pepatah Arab mengatakan “Banyaknya nama, menunjukkan mulianya pemilik nama-nama ter­se­but”.

Editor: Salman Rasyidin
Istimewa
DR.Toto Haryanto.Lc.MPd.I Dosen Fakultas Ushuluddin UIN Raden Fatah Palembang, Pembimbing Haji dan Umroh Bersertifikat) 

Arti Sebuah Nama

DR. Toto Haryanto Lc.MPd.I –foto  di P : Toto-H  

(Dosen Fak Ushuluddin UIN Raden Fatah Palembang)

Pepatah Arab mengatakan “Banyaknya nama, menunjukkan mulianya pemilik nama-nama ter­se­but”.

Tujuan utama dari mengetahui nama-nama lain tersebut adalah agar kita lebih kenal de­ng­an pemilik nama. Dengan kita semakin kenal, maka rasa cinta akan semakin besar pula.

Sesuai pu­la dalam pepatah Indonesia yang berbunyi “tak kenal maka tak sayang, tak sayang maka tak cinta”.

Dalam kitab Tadzhibul Asma’, Imam an-Nawawi berkata : “Ketahuilah bahwa ba­nyak­nya nama menunjukkan agungnya si pemilik nama-nama tersebut. Hal tersebut sebagaimana Allah memiliki banyak nama dan Rasulullah juga memiliki banyak nama”.

Pada tulisan kali ini akan disampaikan beberapa nama Rasulullah Muhammad SAW dari ber­bagai ayat Al-Qur’an dan Hadis Nabi.

Beliau dikenal secara umum dengan nama Muhammad dan inilah nama beliau yang paling utama dan yang paling terkenal.

Allah menyebut nama ini di da­lam empat tempat di dalam Al Qur’an.

Dalam surat Al-Imran ayat 144, “Dan Muhammad itu tidak lain hanyalah seorang Rasul yang sudah didahului oleh beberapa orang Rasul se­be­lum­nya.”

Kemudian dalam Surat Al-Ahzab ayat 40, “Bukanlah Muhammad itu bapak bagi se­se­orang lelaki diantara kamu, tetapi dia adalah Rasul Allah dan penutup para Nabi”.

Berikutnya dalam Surat Muhammad ayat 2, “Dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal soleh ser­ta beriman kepada Al-Quran yang diturunkan kepada Muhammad yang itu ada­lah kebe­nar­an dari Tuhan mereka, Allah mengampunkan dosa-dosa mereka dan memperbaiki keadaan mereka”.

Terakhir disebutkan dalam Surat al- Fath ayat 29, “Muhammad adalah Rasul Allah dan orang-orang yang bersama dengannya bersikap keras dan tegas terhadap orang-orang kafir dan bersikap kasih sayang serta belas kasihan sesama mereka.”

Selain nama Muhammad beliau juga dipanggil dengan nama Ahmad, akan tetapi hanya di­se­butkan sekali oleh Allah di dalam Al-Quran, yaitu dalam surat As Shof ayat 6. “Dan (ingatlah) ke­tika Isa ibnu Maryam berkata: “Hai Bani Israil, sesungguhnya aku adalah utusan Allah ke­pa­da­mu, membenarkan kitab sebelumku, yaitu Taurat, dan memberi khabar gembira dengan (datangnya) seorang Rasul yang akan datang sesudahku, yang namanya Ahmad“.

Sumber:
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved