Sumsel Siaga Corona, Siapkan 7 Rumah Sakit

Kepala Dinkes Sumsel, Lesty Nuraini mengatakan untuk pasien suspect corona hingga kini belum ada.

Editor: Soegeng Haryadi
DOK. SRIPO
Sumsel Siaga Corona 

PALEMBANG, SRIPO -- Gubernur Sumsel Herman Deru merespon cepat perkembangan penyebaran Virus Corona.

Setelah mengeluarkan edaran pada Januari lalu, Gubernur Sumsel mengeluarkan instruksi kepada bupati/ walikota se Sumsel, Selasa (3/3/2020).

Instruksi ini tentang kesiapsiagaan menghadapi penyebaran Virus Corona (Covid-19) di Sumsel.

Berhasil Sembuh dari Virus Corona, Wanita Ini Curhat Sempat Diisolasi, Jalan Saja Butuh Perjuangan

Pulang Umroh, Warga Prabumulih Sumsel Ini Diisolasi di RSMH Palembang, Menunjukkan Gejala Corona

Olimpiade Tokyo 2020 Terancam Ditunda hingga Akhir Tahun, Imbas Dari Virus Corona

Kepala Dinas Kesehatan Sumsel, Lesty Nurainy menjelaskan, instruksi itu terdiri dari beberapa poin.

Pertama menginstruksikan bupati dan walikota untuk mengambil langkah-langkah sesuai tugas, fungsi dan kewenangan masing-masing.

Mulai dari meningkatkan koordinasi dalam mencegah dan mendeteksi sedini mungkin dengan memperketat pengawasan di pintu masuk.

Pintu masuk bukan hanya pelabuhan dan bandara, tetapi juga jalur darat.

Kemudian memantau status kesehatan orang yang ada riwayat berpergian atau datang dari negara terjangkit virus corona.

Mereka nantinya akan diberikan kartu Health Alert Card (HAC).
Tujuannya untuk dipantau selama 2-14 hari.

Untuk itu diperlukan koordinasi supaya pencegahan berjalan dengan baik.

Selanjutnya menginstruksikan kepada rumah sakit yang ditunjuk Kementerian Kesehatan untuk mempersiapkan sarana dan prasarana yang diperlukan.

Lesty menyebutkan, ada empat rumah sakit yang ditunjuk yakni RSMH Palembang, RSUD Kayuagung, RSUD Lahat, dan RSUD SIti Aisyah Lubuklinggau.

Selain rumah sakit itu, ada rumah sakit regional rujukan yakni RSUD Bari, Ibnu Sutowo. Sekarang sedang disiapkan RSUD Siti Fatimah.

"Semakin banyak semakin baik. Takutnya orang kena di kabupaten, kalau jauh maka selama perjalanan dikhawatiran menyebarkan virus ini," ungkapnya.

Bupati dan Walikota juga diinstruksikan menyebaluaskan informasi mengenai penyakit Coronavirus Disease dan cara pencegahannya kepada masyarakat melalui media massa.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved