Berita Muba

Setelah Berjuang 11 Hari, Warga Muba Ini Berhasil Mendapatkan Anaknya di Kabupaten Magetan Jatim

Setelah berjuang 11 hari lamanya, akhirnya Imam Ayatullah berhasil dipertemukan dengan anaknya Tri Yoga (12) yang diduga diculik.

Setelah Berjuang 11 Hari, Warga Muba Ini Berhasil Mendapatkan Anaknya di Kabupaten Magetan Jatim
SRIPOKU.COM/Fajeri Ramadhoni
Imam Ayatullah (jaket kuning) memegang Tri Yoga anaknya yang diduga jadi korban penculikan. Warga Muba ini berhasil menemukan anaknya di Magetan Jatim setelah 11 hari berjuang. 

SRIPOKU.COM, SEKAYU - Setelah menanti selama 11 hari sejak tanggal 11 Febuari 2020, perjuangan Imam Ayatullah (39), orang tua kandung dari korban Tri Yoga Firizqi (12) warga Dusun IV, Desa Sukamaju, Kecamatan Plakat Tinggi Kabupaten Muba akhirnya berhasil dipertemukan.

Sang ayah jauh-jauh datang menjemput anaknya untuk kembali dalam pelukan akhirnya tersampaikan, hal tersebut setelah Imam Ayatullah mendapati sang anak berada di sebuah di Desa Temboro, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan bersama Zulkifli Alfujari.

Diceritakan langsung oleh, Imam Ayatullah sebelum terjadinya kasus dugaan penculikan saat itu ia berada di rumah dan hendak ke Mapolsek Plakat Tinggi pada Selasa (11/2/20) karena ada urusan.

Sedangkan Tri Yoga Firizqi pergi ke masjid untuk melaksanakan sholat mahgrib.

“Malam itu saya di Polsek ada urusan, nah anak saya lagi sholat magrib usai sholat menurut informasi dia ke rumah Zulkifli. Karena tidak curiga saya pulang, tapi anak saya tidak pulang-pulang dari sholat,”ujar Imam, Senin (24/2/20).

Lanjutnya, sekitar pukul 7 malam mobil Zulkifli lewat pelan di rumah saya dan setelah ia menginjak gas dengan sangat kencang. Menyadari Tri tidak ada kami langsung berinisiatif mencarinya kemana dan mencoba mengejar mobil Zulkifli.

“Saya kejar dan mencoba menyusul dan dapat, pada saat dijalan kami mendapatkan Zulkufli sedang menyopir dalam mobil itu dan didapati keluarga Zulkifi tetapi ia tetap mengebut. Sampai kami kehilangan jejaknya,”ungkapnya.

Setelah kehilangan kabar terhadap anaknya Imam mendapatkan telephone bahwa Tri berada di Bakauheni dan akan menyebrang ke Jawa.

Dinkes Sumsel Pastikan Warga yang Diisolasi di RSMH Negatif Virus Corona, Dua kali Uji Laboratorium

Jembatan Ampera Ditutup, Penumpang LRT Sumsel Melonjak, Ini Kata Humas PT KAI Diver III Palembang

Nunggak Kredit Motor Dua bulan, Yuliansyah Diancam Debt Collector dengan Senjata Api

“Waktu anak saya telpon sepertinya diarahkan, soal makan ia makan seperti biasa,”ujarnya.

Karena khawatir dengan keadaan sang anak yang dibawa oleh orang, Imam akhirnya melaporkan kejadian yang dialami ke Unit PPA Polres Muba.

Halaman
12
Penulis: Fajeri Ramadhoni
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved