Breaking News:

Buya Menjawab

Wali Nikah Anak Perempuan

Sekarang anak gadisnya mau menikah, dia (gadis mau menikah) itu tidak punya saudara laki-laki dan kakek dari pihak ayah kandungnya pun sudah tiada.

SRIOPOKU.COM/Bejo
Ilustrasi - Akad Nikah. 

SRIPOKU.COM - Assalamu’alaikum.Wr.Wb.
BUYA, seorang gadis dilahirkan dari pasangan suami istri yang mulanya muslim, menikah secara Islam, kemudian bapaknya murtad.

Sekarang anak gadisnya mau menikah, dia (gadis yang mau menikah) itu tidak punya saudara laki-laki dan kakek dari pihak ayah kandungnya pun sudah tidak ada.

Maka siapakah wali nikahnya Buya? Mohon penjelasannya. Terimakasih.
08527305XXXX

Calon Pengantin Ini Nyaris Gagal Nikah, Lokasi Dekat Karantina Virus Corona, Ijab Kabul Kilat!

Unik, Ijab kabul Pernikahan di Muara Lakitan Ini Disahkan Sang Ayah Via Video Call, Sah?

Jawab
Wa’alaikumussalam.Wr.Wb.
URUTAN wali nasab wajib dilaksanakan secara urut, apabila ada uzur maka berpindah kepada urutan berikutnya.

Wali Nasab tersebut;

(1) Ayah kandung.
(2) Kakek (dari garis ayah) dan seterusnya ke atas dalam garis laki-laki.
(3) Saudara laki-laki sekandung.
(4) Saudara laki-laki seayah.
(5) Anak laki-laki saudara laki-laki sekandung.
(6) Anak laki-laki saudara laki-laki seayah.
(7) Anak laki-laki dari anak laki-laki saudara laki-laki sekandung.
(8) Anak laki-laki dari anak laki-laki saudara laki-laki seayah.
(9) Saudara laki-laki ayah sekandung (paman).
(10) Saudara laki-laki ayah seayah (paman seayah).
(11) Anak laki-laki paman sekandung.
(12) Anak laki-laki paman seayah.
(13) Saudara laki-laki kakek sekandung.
(14) Anak laki-laki saudara laki-laki kakek sekandung.
(15) Anak laki-laki saudara laki-laki kakek seayah. (Taqiyuddin Abu Bakr, Kifaayatul al-Akhyar, juz II. Bandung al-Maarif,tt.,hlm.49).

Dari urutan wali nasab tersebut; karena ayah kandungnya sudah murtad, maka hubungan wali nasab dengan ayah kandungnya putus, kakek dari pihak ayah kandung juga sudah tidak ada dan gadis yang mau menikah itu tidak memiliki saudara laki-laki, maka wali nasabnya adalah saudara laki-laki ayah sekandung (paman sekandung) yang muslim.

Demikian penjelasan dari permaslahan wali. (*)

Keterangan:
Konsultasi agama ini diasuh oleh Buya Drs H Syarifuddin Yakub MHI.
Jika Anda punya pertanyaan silahakan kirim ke Sriwijaya Post, dengan alamat Graha Tribun, jalan Alamasyah Ratu Prawira Negara No 120 Palembang. Faks: 447071, SMS ke 0811710188, email: sriwijayapost@yahoo.com atau facebook: sriwijayapost

Dan jangan lupa juga subscribe, like dan share channel Instagram Sriwijayapost di bawah ini:

Jangan lupa Like fanspage Facebook Sriwijaya Post di bawah ini:

Facebook Sripoku
Editor: Bejoroy
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved