Berita PALI

Dianggap Meresahkan Warga Handayani Kecamatan Talang Ubi PALI, Begini Nasib Anjing Liar

Kawanan anjing liar berjumlah tiga (3) ekor dinilai sudah meresahkan warga kawasan Kelurahan Handayani Mulya Kecamatan Talang Ubi PALI.

Dianggap Meresahkan Warga Handayani Kecamatan Talang Ubi PALI, Begini Nasib Anjing Liar
SRIPOKU.COM/Reigan Riangga
Anggota Polsek Talang Ubi saat berburu dan melumpuhkan anjing gila yabg meresahkan warga Handayani Mulya Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI. 

SRIPOKU.COM, PALI -- Kawanan anjing liar berjumlah tiga (3) ekor dinilai sudah meresahkan warga kawasan Kelurahan Handayani Mulya Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).

Pasalnya sudah ada beberapa orang menjadi korban gigitan kawanan anjing liar tersebut.

Dean (8 Tahun) salah seorang bocah laki-laki duduk di kelas tiga sekolah dasar, menjadi korban keganasan gigitan anjing liar diduga mengidap penyakit rabies yang berada tidak jauh dari tempat tinggalnya di kawasan Handayani.

Dimana, saat itu korban sedang berjalan hendak pulang ke rumahnya dari sekolah.

Bahkan informasi didapat sejak beberapa hari terakhir sudah ada lima korban yang digigit anjing liar tersebut.

Akibat adanya anjing liar tersebut yang mengigit sejumlah korban, warga dibantu pihak kepolisian Polsek Talang Ubi Polres PALI, melakukan pengejaran untuk menangkap kawanan anjing liar yang terkena penyakit rabies itu.

Syamsul Bahri warga Handayani, ayah korban Dean mengaku sudah sangat resah dengan keberadaan anjing gila.

Menurut dia, ditakutkan jika tak ditanggulangi, warga takut menjadi korban keganasan kawanan anjing liar.

Peringati Hari Pers Nasional, Jurnalis Bumi Silampari dan Kominfo Musirawas Santuni Panti Asuhan

Kasus Dugaan Korupsi Proyek Parkir di Dinas Perhubungan Prabumulih, Kejari Lakukan Penahanan

Syukuran Kompas Gramedia Grup Betema Merajut Harmony 2020, Optimis Lewati Rintangan Maju Bersama

"Kami takut anjing liar yang sakit gila itu bekeliaran di tempat tinggal kami, apalagi kami memiliki anak dan cucu yang kerap bermain di luar halaman rumah," jelasnya.

"Kami harap pihak terkait segera bisa mengatasi kawanan anjing liar agar tidak ada penyakit yang menyebabkan anjing menggigit manusia." jelasnya, Jumat (21/2/2020).

Sementara, Kapolsek Talang Ubi, Kompol Yuliansyah melalui Kanit Reskrim, Ipda Irzan Simbolon menjelaskan pihaknya mendapatkan laporan masyarakat atas adanya keresehan anjing liar yang diduga sakit rabies.

Akibatnya sejumlah warga menjadi korban gigitan anjing dan harus mendapatkan perawatan medis.

Berdasarkan itu, pihaknya berupaya menangkap dan melumpuhkan anjing tersebut.

"Dari laporan warga ada lima korban yang digigit anjing liar akibat diduga sakit gila sejak beberapa hari dan pihaknya mencari keberadaan anjing dan upaya pertama dilumpuhkan, namun karena anjing liar semakin agresif, pihanya terpaksa menembak mati anjing tersebut. Sementara satu anjing lainnya mati dihakimi warga," ujarnya.(cr2)

Penulis: Reigan Riangga
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved