Jalan Rusak Dilintasi Truk Berat, Jangan Salahkan Warga Blokade Jalan
Kondisi jalan pun kini banyak lubang yang cukup membahayakan pengendaranya roda dua yang melintas.
PALEMBANG, SRIPO -- Warga yang berdomisili di Jalan Musi Raya Timur, Palembang kini dibuat resah. Pasalnya, sudah beberapa bulan ini di kawasan pemukiman padat penduduk tersebut kerap dilintasi truk-truk bertonase, mulai dari truk angkutan pupuk, truk barang, hingga truk peti kemas.
Padahal, ruas jalan yang dilintasi truk-truk tersebut tak luas dan hanya kendaraan seperti minibus atau roda dua yang harusnya diperbolehkan melewati jalan kawasan Perumnas tersebut.
Kondisi jalan pun kini banyak lubang yang cukup membahayakan pengendaranya roda dua yang melintas.
• Tak Ingin Ada Jalan Rusak, Ini Besaran Untuk Perbaikan Jalan Dari Pemerintah Provinsi
• Sengaja Melihat Jalan Rusak, Anggota Dewan Terpilih Ini Kendarai Motor Trail ke Lokasi Pelantikan
• Polisi Ungkap Penyebab Kecelakaan Maut di Kenten, Truk Semen Sempat Hindari Jalan Rusak
• Empat Titik Jalan Rusak Diperbaiki Sekaligus, Dinas PUPR Muba Libatkan Masyarakat dan TNI
Menurut salah seorang warga, Faisal, pihaknya telah berupaya melaporkan hal ini pada pihak kecamatan agar melarang truk bertonase tak lagi melintas. Warga mengancam apabila tidak dilanjuti, jangan salahkan jika warga sendiri yang akan memblokade truk.
"Tidak ada respon sedikit pun dari pihak kecamatan dengan kondisi yang ada, apa perlu warga yang turun kejalan dulu baru pihak kecamatan mau bergerak melarang kendaraan-kendaran tersebut melintas. Mohon perhatian pihak kecamatan Sako," tuturnya, Minggu (16/2/2020).
Faisal menceritakan, warga yang tinggal di Musi Raya Timur dan sekitarnya sudah beberapa bulan ini merasa resah dengan banyak truk-truk bertonase lebih dari 10 ton masuk dan melewati jalan Musi Raya Timur, terus melewati depan kantor Camat Sako.
"Bahkan beberapa waktu terakhir ini mulai berani lewat truk pengangkut peti kemas dari pagi sampai malam. Sekarang kondisi sepanjang Jalan Musi Raya Timur banyak lubang, belum lagi jalan yang tidak terlalu lebar, sehingga warga yang berjalan kaki atau bawa motor was-was kalau truk petikemas lewat. Sudah banyak kejadian peti kemas terbalik," jelasnya.
Sementara itu saat dikonfirmasi Sekertaris Daerah Kota Palembang, Ratu Dewa mengucapkan terima kasih atas laporan warga. Pihaknya berupaya untuk menindak lanjuti laporan ini.
"Segera kita tindaklanjuti. Untuk teknisnya mungkin bisa ditanyakan ke Dishub," ujarnya.
Terpisah, Kadishub Kota Palembang, Agus Rizal mengatakan, anggotanya akan mengecek ke lapangan dan segera berkoodinasi dengan pihak satlantas dan Poltabes Palembang.
"Terima kasih infonyo akan di cek ke lapangan dan di koordinasikan dengan Pihak Satlantas Polrestabes Palembang," ujarnya singkat melalui WhatsApp. (cr26)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/jangan-salahkan-warga-blokade-jalan.jpg)