Unsri Siap Terima Mahasiswa POI

Menurutnya, sampai saat ini belum diketahui nasib POI berada dibawah naungan Kemenpora ataupun Dikti.

Editor: Soegeng Haryadi
DOK. SRIPO
74 Mahasiswa Politeknik Olahraga Indonesia Telantar, Madon Terpaksa Jual Buah 

PALEMBANG, SRIPO -- Adanya wacana peralihan puluhan mahasiswa Politeknik Olahraga Indonesia (POI), disambut baik oleh Program Studi Penjakes Unsri Sriwijaya (Unsri). Ketua Prodi S2 Penjaskes Unsri, Iyakrus mengatakan memang ada wacana peralihan mahasiswa POI ke Unsri. Akan tetapi, penggabungan tersebut belum terealisasi hingga saat ini dikarenakan masih dalam tahapan yang ditentukan.

"Memang kabarnya ada mutasi mahasiswa POI, tapi sampai saat ini masih dalam proses," ujarnya, Rabu (5/2).

74 Mahasiswa Politeknik Olahraga Indonesia Telantar, Madon Terpaksa Jual Buah

Politeknik Penerbangan di Sekayu Muba sudah Siap Menerima Taruna Baru, Ini Jurusan yang Disediakan

Menurutnya, sampai saat ini belum diketahui nasib POI berada dibawah naungan Kemenpora ataupun Dikti. Dengan keadaan tersebut membuat status para mahasiswa dan kampus masih belum jelas.

Meski demikian, Iyakrus mengaku pihaknya siap menerima dengan tangan terbuka apabila ada peralihan status dari mahasiswa POI menjadi mahasiswa Unsri Prodi Penjaskes.

"Sekarang mereka belum tahu dibawah siapa. Yang jelas kita siap menerima apabila ada peralihan mahasiswa POI," tegasnya.

Diakui Iyakrus, ia menjadi salah seorang pioner bersma insan olahraga lainnya di Sumsel atas berdirinya POI pada tahun 2017 lalu. Sempat adanya proses belajar-mengajar selama tiga semester, namun perkuliahan vakum karena ketidakjelasan status POI.

"Awalnya saya ikut, tetapi tidak mengajar. Ada 15 dosen yang mengajar di POI," ungkapnya.

Mantan Kadispora Sumsel, Saidina Ali yang juga merupakan inisiator kehadiran POI mengaku sangat sedih atas vakumnya kampus yang merupakan pilot project olahraga se Indonesia tersebut.

Ia menjelaskan, cikal bakal lahirnya POI merupakan gagasan dari pemerintah pusat untuk menghadapi persaingan dunia olahraga yang semakin berkembang pesat. Maka itu Kemenpora berinisiatif mendirikan POI lalu disambut baik oleh Pemprov Sumsel.

"POI ini konsepnya untuk menampung talent olahraga. Mereka-mereka inilah yang akan mengelola olahraga secara profesional," ungkapnya.

Menurutnya, konsep dasar POI dibentuk untuk menciptakan lapangan pekerjaan di dunia olahraga melalui manajerial hingga industri olahraga di era modern.

"Lulusan POI ini dipersiapkan mengisi manajerial olahraga, menciptakan lowongan kerja hingga membuat produk-produk olahraga," jelasnya.

Saidina Ali pun sangat menyayangkan apabila status mahasiswa POI yang notabenenya dibentuk untuk industri olahraga, lalu bergabung ke Unsri yang merupakan pendidikan Penjaskes.

Guru olahraga sangat berbeda jauh dengan konsep awal berdirinya POI. Guru cakupannya hanya untuk mendidik para pelajar dalam institusi pendidikan.

Sementara, lulusan POI digadang untuk mengisi pos manajerial olahraga, pengembangan industri olahraga dan mencetak atlet berprestasi. (oca)

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved