Kebersihan Lingkungan
Islam dan Kebersihan Lingkungan
Islam sebagai agama sawawi telah memberi pedoman yang lengkap, rinci dan sempurna kepada manusia untuk menyerasikan semua aktivitasnya
Islam dan Kebersihan Lingkungan
Prof. Dr. H. Jalaluddin
Mantan Rektor IAIN (UIN) Raden Fatah Palembang
Islam sebagai agama sawawi telah memberi pedoman yang lengkap, rinci dan sempurna kepada manusia untuk menyerasikan semua aktivitasnya dengan ketentuan Sang Maha Pencipta.
Pedoman dimaksud termaktub dalam sumber aslinya, yakni Kitab Suci Al- Qur’an yang diturunkan kepada Rasul Allah SAW.
Dikemukakan dalam firman-Nya : Bacalah Kitab ( Al- Qur’an ) yang telah diwahyukan kepadamu ( Muhammad ) dan laksanakanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan) keji dan munkar. Dan (ketahuilah) mengingat Allah (shalat) itu lebih besar (keutamaannya dari ibadah lain). Allah mengetahui apa yang kalian kerjakan.” (QS. Al- Ankabut : 45).
Shalat merupakan amal yang paling baik setelah dua kalimat syahadat.
Hal ini didasarkan pada hadits yang dikemukakan oleh Abdullah ibn Mas’ud.
Aku pernah bertanya kepada Rasul Allah SAW. Apakah amal yang paling baik itu?”
Beliau menjawab: “ Shalat tepat waktunya. “Kemudian apa lagi .”
Beliau menjawab : “Berbakti kepada orangtua” Lalu apa lagi ?” Beliau menjawab :”Jihad di jalan Allah.”
Shalat dapat membersihkan kesalahan-kesalahan.
Hal ini didasarkan pada hadits riwayat Jabir, bahwa Rasul Allah SAW bersabda (artinya) : “Perumpamaan shalat lima waktu itu seperti sungai yang mengalir dan penuh air di depan pintu salah seorang dari kalian. Dia selalu mandi di sungai itu lima kali sehari. (HR.Muslim).
Demikian penting dan istimewanya kedudukan shalat dalam kehidupan orang-orang beriman.
Selain setiap Jum’at diperingatkan untuk senantiasa bertakwa, shalat juga menempati urutan pertama dalam penentuan keabsahan amal perbuatan seorang Mu’min.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/jalalprof.jpg)