Berita Banyuasin

Jika Anda Hobi Memancing di Kawasan Sungai Rengit Banyuasin, Waspadalah! Buaya Sering Muncul

Meluapnya Sungai Rengit Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin di musim hujan ini, menyebabkan buaya-buaya berkeliaran di rawa-rawa.

Jika Anda Hobi Memancing di Kawasan Sungai Rengit Banyuasin, Waspadalah! Buaya Sering Muncul
SRIPOKU.COM/Mat Bodok
Seekor buaya muncul di permukaan aliran (Kanal) perkebunan sawit di kawasan Sungai Rengit Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin. 

Laporan wartawan sripoku.com, Mat Bodok

SRIPOKU.COM, BANYUASIN -- Meluapnya Sungai Rengit Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin di musim hujan sekarang ini, menyebabkan buaya-buaya berkeliaran di rawa-rawa.

Sebab itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) menghimbau masyarakat yang hobi memancing dan mencari rumput agar berhati-hati.

Bupati Banyuasin H Askolani SH MH melalui Dinas Kesbangpol dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyuasin Ir Alpian, Jumat (31/1/2020) membenarkan kalau setiap musim hujan dan air pasang dipastikan buaya-buaya berkeliaran di kawasan Sungai Rengit, naik di permukaan.

Sebab itu, pemerintah menghimbau agar sementara waktu, masyarakat yang hobi memancing maupun mengambil rumput dan juga mencari kayu di sekitaran sungai diminta waspada atau jangan mendekati lokasi Sungai Rengit.

"Benar ada informasi bahwa buaya kembali menampakan wujudnya di wilayah Sungai Rengit," ucap Alpian. 

Alpian mengaku pihak BPBD menyampaikan peringatan ini lebih awal meskipun pemerintah desa hingga kini belum menyampaikan laporan secara tertulis ke pemerintahan.

Patroli Rutin Sat Intelkam Polrestabes Palembang Amankan Tersangka Pemilik Senpi Berikut Amunisinya

Pedagang Pasar di Palembang Bakal Tercover BPJamsostek, Iuran Sebulan Rp 16.800

Kasi Penkum Kejati Sumsel: 3 Tahanan di Kejari Lubuklinggau Kabur Saat Turun dari Mobil Tahanan

Masih kata Alpian, menurut informasi buaya-buaya berkeliaran tersebut sudah sepekan ini, terlihat oleh warga yang memancing.

Sebab itu, sebelum terjadi korban jiwa berikutnya, masyarakat dilarang mendekati Sungai Rengit sekitaran Perusahaan PT KAM.

Alpian menyebutkan, setiap musim hujan, pasang naik buaya sering masuk rawa-rawa dan desa.

"Buaya-buaya ikut arus pasang surut. Ketika air pasang, buaya masuk, ketika surut buaya pergi lagi," ujar Alpian yang meminta warga untuk tidak berada di areal buaya.

Umirtono SH Ketua Jaringan Pendamping Kinerja Pemerintah (JPKP) Banyuasin mengakui, bahwa di kawasan Sungai Rengit lokasi berkembang biak buaya-buaya. Dan kerap kali warga di sekitar menjadi korban.

Wilayah Sungai Rengit ini hutan dan rawa-rawa, kini berubah jadi pemukiman dan perkebunan, hingga mempengaruhi habitat buaya. Buaya-buaya pun berkeliaran di tempat biasa orang mencari ikan, mancing.

"Sejauh ini belum ada tindakan dari BKSDA Provinsi Sumatera Selatan. Pemerintah Kabupaten Banyuasin, hanya sekedar himbauan, sosialisasi agar masyarakat waspada buaya," ungkap Umirtono yang berharap pemerintah harus menyediakan penangkaran buaya yang lebih aman.

Penulis: Mat Bodok
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved