Berita Banyuasin
Mengaku Anggota KPK Sumsel, RD Warga Palembang Diamankan Warga Selat Penuguan Banyuasin
Seorang warga Palembang mengaku sebagai oknum Anggota KPK atau Komisi Pemberantasan Korupsitingkat Provinsi Sumatera Selatan diamankan warga.
Penulis: Mat Bodok | Editor: Tarso
Laporan wartawan sripoku.com, Mat Bodok
SRIPOKU.COM, BANYUASIN - Seorang warga Palembang yang mengaku sebagai oknum Anggota KPK atau Komisi Pemberantasan Korupsi tingkat Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), yang meresahkan warga Desa Penuguan Kecamatan Penuguan Kabupaten Banyuasin, diamankan warga.
Menurut informasi, Selasa (28/1/2020) menyebutkan, bahwa ketiga kawanan tersangka Rudi berinisial RD bersama kedua wanita Inisial An, dan An diduga telah melakukan penipuan terhadap warga desa dengan iming-iming bisa meminjamkan uang dengan suku bunga ringan.
Dari gerak gerik RD dan kawan-kawan tadi, yang hendak melakukan aksinya dengan modus, menawarkan uang pinjaman. Untuk melancarkan niat buruknya tersebut. Gagal setelah niat jahatnya tercium oleh warga.
Sehingga dilakukan pengamanan di sebuah rumah warga yang hendak menjadi sasaran. "Oknum yang mengaku anggota KPK tingkat Provinsi Sumsel. Diamankan warga desa," kata Herman kepada wartawan.
Masih kata Herman, 3 orang yang berhasil diamankan warga Desa Penugguan Kecamatan Selat Penuguan.
Mereka terbukti melakukan penipuan terhadap pejabat desa dan warga dengan cara hipnotis, sehingga warga mengikuti kemauannya.
"RD bersama kawannya yang telah meresahkan warga tertangkap basah oleh warga dibantu aparat dan nyaris dihajar warga," tutur Herman yang juga warga setempat, Selasa (28/1/2020).
Dituturkan Herman, untuk identas tersangka memang tidak disebutkan lengkap, RD bersama dua rekannya yang merupakan warga Palembang. RD dkk menggunakan modus meminjamkan uang dengan bunga, hingga korban terbujuk rayu.
• Heboh! Wanita Berseragam PNS Berambut Putih Dikaitkan dengan Pelaku Penculikan Anak di Lahat
• Sekda Sumsel Buka Musda IV DWP Sumsel, Nasrun Minta DWP Menjadi Wadah Pemberdayaan Perempuan
• Desa Curup Tanah Abang Kabupaten PALI Dilanda Banjir dengan Ketinggian Mencapai 1 Meter
"Untuk melancarkan aksinya, tersangka berusaha masuk ke rumah-rumah warga dan diberikan minum, dan ternyata oknum beraksi menggunakan ilmu hipnotis," ungkapnya.
"Awalnya RD sendiri, kejadian ini sudah kesekian kalinya, dan sekarang RD bersama kedua orang teman, modusnya ada yang menawarkan produk dan pinjaman uang ke warga dengan bunga ringan, " jelas Herman kepada wartawan.
Masih kata Herman, mereka juga mengaku sebagai Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan anggota Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ketika menghadap Kepala Desa.
"Mereka ini bisa mempengaruhi orang lain," ungkap Herman.
Terpisah, Kepala Desa Penuguan Kecamatan Selat Penuguan Bahtiar membenarkan, sejumlah oknum yang diduga hipnotis warga hingga berhasil ditangkap.
"Kini para pelaku telah diserahkan ke Polsek Pulau Rimau Resor Banyuasin, selanjutnya diproses penyidik," tuturnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/mengaku-anggota-kpk-sumsel.jpg)