Berita Banyuasin

Pria Ini Tusuk Temannya, Kesal Hutang tak dibayar, Tetap Tersenyum Disamping Kapolsek Mariana

Pria Ini Tikam Temannya, Kesal Hutang tak dibayar, Tetap Tersenyum Disamping Kapolsek Mariana

SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA
Kapolsek Mariana, AKP Agus irwantoro saat mengelar perkara Iwan pelaku penusukan terhadap korban Thomas, Selasa (21/1). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Andi wijaya

Pria Ini Tusuk Temannya, Kesal Hutang tak dibayar, Tetap Tersenyum Disamping Kapolsek Mariana

SRIPOKU.COM, BANYUASIN - Diduga lantaran kesal hutang Rp200 ribu belum dibayar, membuat Iwan, emosi dan mengeluarkan senjata tajam jenis pisau kemudian menikam korban, Thomas, warga  Kecamatan Banyuasin I, Kabupaten Banyuasin.

Akibat kejadian tersebut, korban pun mengalami luka robek di bagian tangan. Korban pun melaporkan kejadian yang dialaminya ke Polsek Mariana, 1 Januari 2020.

Ketika ditemui Kapolsek Mariana, AKP Agus Irwantoro didampingi Kanit Reskrim, Iptu Panji mengatakan, kejadian penikaman yang dialami korban, Rabu 1 Januari 2020, sekitar pukul 23.10, di rumah korban.

“Saat itu pelaku ini hendak menagih hutang kepada korban, tapi korban belum bisa membayar. Karena emosi pelaku lalu menikam korban,” katanya, Selasa (21/1/2020), saat mengelar perkara di Polsek Mariana.

Harimau Berhasil Ditangkap, Anggota DPRD Pagaralam Alfrenzi Panggarbesi Berharap Ini yang Terakhir

BKSDA Sumsel Ungkap Keberadaan Harimau Pasca Diamankan, Khawatir Jadi Target Balas Dendam

28 Adegan Sadis Mahasiswa UIN Makasar Habisi Pacarnya Bukan Digorok Tapi Disembelih? Bikin Histeris

Kisah Driver Ojek Online Cari Penumpang Larut Malam Meski Hujan Deras, Motor Sampai Dililit Tali!

Lanjutnya, tak terima dengan perbuatan pelaku, lantas korban melapor ke Polsek Mariana dan ditindaklanjuti Reskrim hingga pelaku berhasil diringkus bersama barang bukti sebilah pisau berukuran sekitar 15 cm.

“Atas perbuatannya, pelaku dikenakan pasal 351 KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman pidana penjara paling lama 5 tahun,” tegasnya.

Sedangkan, pelaku mengakui perbuatannya melakukan penikaman terhadap korban.

“jujur pak saya kesal saat itu, setiap ditagih selalu banyak alasan dan belum bisa bayar,”singkatnya.

Penulis: Andi Wijaya
Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved