Penangkapan Harimau di Muaraenim

Harimau Berhasil Ditangkap, Anggota DPRD Pagaralam Alfrenzi Panggarbesi Berharap Ini yang Terakhir

Teror harimau yang sudah berbulan-bulan menghantui masyarakat Pagaralam, Lahat dan Muara Enim sangat berdampak pada perekonomian masyarakat.

Harimau Berhasil Ditangkap, Anggota DPRD Pagaralam Alfrenzi Panggarbesi Berharap Ini yang Terakhir
handout
Potongan video harimau tertangkap di kawasan Muaraenim. 

Laporan Wartawan Sripoku.com Pagaralam, Wawan Septiawan

SRIPOKU.COM, PAGARALAM - Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumsel bersama masyarakat Semende Kabupaten Muaraenim dikabarkan berhasil menangkap seekor harimau di kawasan Kecamatan Semende Darat Ulu (SDU) Desa Pelakat, Selasa (21/1/2020).

Kabar ini setelah beredar video berdurasi sekitar 1.39 detik yang menyeritakan bahwa warga bersama pihak BKSDA Lahat dan Muaraenim berhasil menangkap harimau.

Harimau tersebut dikabarkan berhasil ditangkap di kawasan perkebunan di kawasan Kecamatan Pelakat Semende Muaraenim.

BKSDA Sumsel Ungkap Keberadaan Harimau Pasca Diamankan, Khawatir Jadi Target Balas Dendam

Video ini mulai menyebar di sejumlah grup media sosial sehingga membuat warga heboh dan banyak mengucap syukur.

Pasalnya teror harimau ini sempat meresahkan warga dan membuat masyarakat tiga kabupaten di Lahat, Pagaralam dan Muaraenim takut ke kebun.

Bahkan, teror harimau ini sudah memakan korban banyak korban, baik di Kota Pagaralam maupun Lahat dan Muaraenim.

Terkait hal ini anggota DPRD Provinsi Dapil 7 Pagaralam, Lahat dan Empat Lawang, H Alfrenzi Panggarbesi angkat bicara.

Menurutnya teror harimau yang sudah berbulan-bulan menghantui masyarakat Pagaralam, Lahat, dan Muaraenim sangat berdampak pada perekonomian masyarakat.

Kronologi Penangkapan Harimau di Muaraenim, BKSDA Jadikan Kambing Sebagai Umpan

"Pasalnya sejak adanya konflik ini masyarakat Pagaralam, Lahat, dan Muaraenim terutama para petani takut untuk ke kebun.

Akibatnya mata pencaharian mereka sedikit terganggu. Padahal berkebun merupkan mata pencaharian utama petani," ujarnya.

Dengan sudah ditangkapnya seekor harimau ini oleh BKSDA bersama masyarakat hal ini membuktikan keseriusan pihak BKSDA dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) dan Permintah Kabupaten/Kota serius mengatasi masalah ini.

"Alhamdulillah, ini membuktikan keseriusan BKSDA bersama Pemprov sumsel untuk mengakhiri teror harimau yang cukup meresahkan selama ini.

Kita berharap penangkapan ini yang terakhir dan kita serahkan ke BKSDA untuk menangani harimau yang sudah tertangkap ini," katanya.

Penulis: Wawan Septiawan
Editor: Refly Permana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved