Berita Pagaralam

Alfrenzi Panggarbesi Yakin Gubernur Perhatikan Agrowisata Pagaralam, Reses Dewan Sumsel Dapil VII

Anggota DPRD Provinsi Sumsel Alfrenzi Panggarbesi yakin Gubernur Sumsel H Herman Deru akan memperhatikan sektor agrowisata di Kota Pagaralam.

Alfrenzi Panggarbesi Yakin Gubernur Perhatikan Agrowisata Pagaralam, Reses Dewan Sumsel Dapil VII
SRIPOKU.COM/WAWAN SEPTIAWAN
H Alfrenzi Panggarbesi anggota DPRD Provinsi Dapil 7 saat menanggapi pertanyaan masyarakat usai reses tahap 1 di Pagaralam. 

SRIPOKU.COM, PAGARALAM - Anggota DPRD Provinsi Sumsel Alfrenzi Panggarbesi yakin bahwa Gubernur Sumsel H Herman Deru akan memperhatikan sektor agrowisata yang ada di Kota Pagaralam.

Hal ini tampak dari komitmen Gubernur yang juga mantan Bupati OKU Timur saat berkunjung ke Pagaralam kemarin.

Pihaknya yakin akan menjadi perhatian beliau di bidang pariwisata. Salah satunya, Gubernur Sumsel akan membantu perbaikan infrastruktur ke objek wisata, ruas jalan menuju Bandara Atung Bungsu dan lainnya.

"Kita akan mengawal niat baik pak gub ini. Dengan begitu, daerah ini akan lebih maju," ujar Alfrenzi.

Selian itu saat reses perdana para anggota DPRD Provinsi terjun langsung ke dapil VII meliputi Kota Pagaralam, Lahat dan Empat Lawang untuk menyerap aspirasi masyarakat.

Cukup banyak usulan dan masukan yang diserap di dapil VII ini.

Alfrenzi Panggarbesi mengungkapkan, dalam reses pertama ini pihaknya mengunjungi Kecamatan Pajar Bulan Kabupaten Lahat, Kecamatan Pendopo Kabupaten Empat Lawang dan Kecamatan Pagaralam Utara Kota Pagaralam.

Disini, cukup banyak aspirasi yang didapat dan harus diperjuangkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Tak Tahan Kelakuan Anaknya, Manunsia Terpaksa Laporkan Anaknya ke SPKT Polrestabes Palembang

Yuliana Kehilangan Ponsel Motorola seharga Rp 1,8 Juta karena Tertinggal di Toilet

Sebanyak 115 Atlet Sumsel Melaju ke PON 2020 di Papua, Wagub Akui Tugas KONI ke Depan Lebih Berat

"Kami tujuh anggota DPRD Sumsel dari dapil VII akan berkordinasi dengan Pemkot Pagaralam. Mengingat ada regulasi kewenangan antara Pemkot dan Pemprov dan mekanisme yang harus disiapkan," katanya.

Pasalnya, dari usulan masyarakat tersebut tidak hanya berkenaan dengan Pemprov Sumsel saja, namun berkenaan juga dengan pihak Kabupaten/Kota.

Hal ini karena ada status atau kewenangan pembangunan yang tidak bisa ditabrak, lantaran ada wilayah atau kapling masing-masing.

"Prinsipnya anggota dewan akan memperhatikan dan memperjuangkan aspirasi rakyat. Namun, kita juga tidak ingin menyalahi kewenangan karena itu perlu dijembatani antara Pemprov Sumsel dan Pemkot Pagaralam," jelasnya.

Ditambahkannya untuk usulan masyarakat agar bisa diperjuangkan dibutuhkan proposal resmi baik dari kelompok petani maupun dari masyarakat lainnya.

Berbahan proposal itulah, pihaknya bisa memperjuangkan aspirasi masyarakat di tingkat Provinsi.

"Hasil reses ke Pagaralam masih banyak permintaan masyarakat petani untuk dibangunkan irigasi, bantuan stek kopi dan alat mesin pertanian (alsintan). Namun, kita butuh proposal agar jelas dan tidak lisan semata," katanya.(one) 

Penulis: Wawan Septiawan
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved