Pelaku Pantas Dihukum Mati

Feti mengaku tak mengenal sosok Yudi yang merupakan pelaku utama dari kasus pembunuhan tersebut.

Pelaku Pantas Dihukum Mati
SRIPOKU.COM/CHAIRUL NISYAH
Prosesi pemakaman Apriyanita di TPU Kamboja, Kota Palembang, Sabtu (26/10/2019) 

PALEMBANG, SRIPO -- Dua pelaku pembunuhan Apriyanita (50), yakni Yudi Tama Redianto (50) dan Ilyas, menjalani pemeriksaan di Polda Sumatera Selatan setelah ditangkap petugas. Kasus yang dilakukan Yudi pun terbilang sadis sebab sebelum dibunuh korban dicekoki minuman bercampur obat tetes mata hingga lemas lalu dijerat hingga tewas. Tak hanya itu, jasad korban dicor pelaku di kawasan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kandang Kawat, Palembang.

Feti Mardiana, adik Apriyanita, berharap pelaku dapat dihukum setimpal atas perbuatannya tersebut, yakni hukuman mati. Apriyanita, menurutnya, selama ini tak memiliki masalah dengan siapa pun. Keluarga menjadi kaget bukan kepalang mendapatkan kabar bahwa korban dibunuh secara sadis atas dasar utang.

"Pelaku pantas dihukum mati. Mereka sadis. Selama ini kakak saya tidak memiliki masalah," kata Feti.

Selain itu, Feti mengaku tak mengenal sosok Yudi yang merupakan pelaku utama dari kasus pembunuhan tersebut.

Sejak suami korban meninggal, menurut Feti, Aprianita memilih tak menikah lagi dan menjalani bisnis kos-kosan serta tempat makan. Mengenai bisnis jual beli mobil, ia pun kurang mengetahuinya.

"Saya tidak kenal yang namanya Yudi itu. Yang lain juga tidak. Kami harap pelaku dihukum setimpal. Kami minta hukuman mati," ujarnya.

Sementara itu isak tangis keluarga mengiringi pemakaman Apriyanita (50) di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kamboja Palembang. Feti mengaku sangat kehilangan sosok kakak yang sangat pengayom bagi adik-adiknya.

"Saya anak ketiga, almarhumah anak kedua. Kami lima bersaudara. Almarhumah orangnya tidak neko-neko, kalau ada masalah kami saling cerita. Dia sangat memikirkan keluarga," ujar Feti disela pemakaman.

Dikatakan Feti, terakhir kali dirinya bertemu dengan almarhumah pada saat peringatan 2 tahun meninggalnya orangtua mereka. Tepatnya pada 14 September 2019 lalu.

Dilihat Tetangga
Sementara itu seorang tetangga Apriyanit sempat melihat korban bersama tersangka Yudi di malam kejadian sebelum pembunuhan terjadi. Hal ini dikatakan Kendi (30) pemilik konter pulsa yang rumahnya berseberangan langsung dengan dikediaman korban.

Halaman
12
Editor: Soegeng Haryadi
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved