Musim Kemarau Masih masi Berlanjut, Inilah 10 Makanan Yang Cocok Dikonsumsi Saat Musim Panas
Kemarau panjang di Indonesia diprediksi BMKG akan terjadi sampai bulan November 2019. Ini membuat tubuh kita harus bisa bertahan lebih lama untuk men
SRIPOKU.COM - Kemarau panjang di Indonesia diprediksi BMKG akan terjadi sampai bulan November 2019.
Ini membuat tubuh kita harus bisa bertahan lebih lama untuk menghadapi kemarau panjang.
Terik matahari berdampak juga pada suhu lingkungan yang membuat kita merasa gerah dan mengeluarkan banyak keringat.
Tubuh kita mengeluarkan keringat untuk menjaga suhu tubuh dan kelembaban kulit, akan tetapi jangan sampai kekurangan cairan atau dehidrasi .
Biasanya, kita melakukan kegiatan di dalam ruangan yang ber-AC atau menggunakan kipas angin untuk mengurangi suhu tubuh yang tinggi alias kegerahan.
• BMKG Sumsel Prediksi Potensi Hujan Sampai 27 September Meski Musim Kemarau Hingga November
• Musim Kemarau Panjang, Pengaruhi Kualitas Serta Harga Pada Sayuran dan Buah di Pasar Tradisional
Ada beberapa cara untuk mengurangi kegerahan, salah satunya adalah mengonsumsi makanan yang memberi efek dingin dan kaya akan kadar air.
Berikut ini adalah 10 makanan yang cocok untuk dikonsumsi saat musim panas.
1. Semangka

Semangka memang buah yang sangat menyegarkan.
Selain manis, semangka juga memiliki kadar air yang tinggi dan bisa menurunkan suhu badan.
Selain itu, buah semangka juga memiliki fungsi detoks alami yang mengeluarkan toksin dalam tubuh akibat peningkatan suhu tubuh.
Apabila bosan dengan semangka, kita juga bisa mengolah semangka menjadi makanan atau minuman lain yang menyegarkan seperti membuat jus semangka atau dicampur dengan buah lainnya.
2. Sayuran hijau

Sayuran hijau memiliki banyak nutrisi dan mineral yang dapat menurunkan suhu tubuh yang gerah.
Sayuran juga mengandung air yang tinggi seperti selada, zucchini. daun seledri, dan lainnya.