Saya Cekik dengan Tali

Ilyas Kurniawan (26) menjadi satu dari tiga tersangka pembunuhan terhadap Apriyanita.

Saya Cekik dengan Tali
TRIBUN SUMSEL/ARDIANSYAH
Apriyanita Diculik Pelaku, Dibunuh dan Dikubur Pakai Cor Semen, Kondisi Kaki Terikat 

HUTANG piutang dari bisnis jual beli mobil menjadi motif pembunuhan terhadap Apriyanita (50) yang merupakan PNS di Kementerian PU Balai Besar Jalan.

Jenazah korban ditemukan dalam keadaan disemen di TPU Kandang Kawat Palembang, Jumat (25/10/2019).

Saat ditemui di Unit 1 Subdit III Jatanras Mapolda Sumsel, tersangka Yudi Tama Redianto (41) mengaku tega membunuh korban lantaran tak tahan terus ditagih hutang oleh korban.

"Hutang itu berawal dari tanggal 26 Agustus 2019. Saat itu saya menawari ada lelang mobil di Jakarta. Mobil jenis Innova tahun 2016. Harganya Rp 145 juta," ujar Yudi.

Korban PNS Kementerian PU Balai Besar Jalan dan Jembatan Metropolitan Satker III Palembang ditemukan tewas mengenaskan, Jumat (25/10/2019).

Jenazah korban ditemukan terkubur di TPU Kandang kawat. Kuburannya bahkan dicor dengan semen oleh tersangka untuk menghilangkan jejak.

Ilyas Kurniawan (26) menjadi satu dari tiga tersangka pembunuhan terhadap Apriyanita.

Selain Mgs. Yudi Tama Redianto (41) yang saat ini sudah berhasil ditangkap dan IN alias Nopi alias Acik (DPO).

Saat ditemui di Unit 1 Subdit III Jatanras Mapolda Sumsel, Ilyas mengaku dirinya yang mencekik leher korban dengan tali tambang hingga tewas.

"Tali tambang itu saya dapat dari Yudi. Dia yang langsung kasih dan minta saya untuk mencekik korban," ujarnya.

Halaman
12
Editor: Soegeng Haryadi
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved