Saling Bentak di Depan Undangan

Suasana pelantikan yang semula tenang dan sejuk tiba-tiba memanas sesaat rapat paripurna hendak ditutup.

Saling Bentak di Depan Undangan
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi 

MURATARA, SRIPO -- Pelantikan pimpinan DPRD Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) masa jabatan 2019-2024 diwarnai ketegangan dan saling bentak.

Pelantikan yang berlangsung Kamis (24/10/2019) di ruang rapat paripurna DPRD Muratara di Muara Rupit itu membuat tamu undangan yang hadir gemeteran.

Suasana pelantikan yang semula tenang dan sejuk tiba-tiba memanas sesaat rapat paripurna hendak ditutup.

Anggota DPRD dari Partai Demokrat, Amri Sudaryono tiba-tiba menghidupkan microphone di hadapannya lalu meminta izin interupsi kepada pimpinan rapat paripurna.

Amri meminta dirinya dilantik sebagai Wakil Ketua I DPRD karena ia telah mendapat SK dari DPP Partai Demokrat yang ditandatangani langsung Ketua Umum Susilo Bambang Yudhoyono.

Dikatakan, SK tersebut menetapkan bahwa Amri Sudarsono menjadi Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Muratara masa jabatan 2019-2024.

Bahkan lanjut Amri, SK itu ditegaskan lagi oleh DPD Partai Demokrat Sumsel dalam surat pernyataan tentang rekomendasi unsur pimpinan DPRD Muratara.

Namun SK dari DPP Partai Demokrat tersebut kata Amri dianulir oleh surat DPC Partai Demokrat Muratara yang menyatakan Sukri Alkap sebagai Wakil Ketua I DPRD Muratara.

"Saya yang harus dilantik sebagai Wakil Ketua I, tapi surat dari DPP dianulir oleh surat dari DPC, ini tidak masuk logika pimpinan," tegas Amri dengan nada keras sambil mengayunkan tangan.

Interupsi Amri Sudaryono yang lantang dan bersuara keras itu membuat pimpinan rapat paripurna, Efriyansyah juga mengeluarkan suara yang tak kalah keras.

Halaman
12
Editor: Soegeng Haryadi
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved