7 Negara Tersingkir

Refrizal berharap pemerintah pusat dan daerah mulai fokus membenahi area-area yang dinilai masih kurang.

Editor: Soegeng Haryadi
Dok PSSI
Indonesia jadi tuan rumah Piala Dunia 2021 

JAKARTA, SRIPO -- Indonesia memiliki banyak pekerjaan rumah setelah memenangkan bidding (penawaran) sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2021. Selain merenovasi sejumlah stadion yang akan jadi tempat penyelenggaraan, Indonesia harus mengebut pembangunan lapangan untuk latihan tim-tim peserta.

Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Ratu Tisha kepada Tribun Network beberapa waktu lalu. Ratu Tisha mengatakan perwakilan FIFA, induk sepak bola dunia, sempat datang ke Indonesia untuk menyurvei beberapa stadion yang akan digunakan untuk menyelenggarakan pertandingan. Ratu Tisha menuturkan perwakilan FIFA merasa puas terhadap kesiapan fasilitas stadion Indonesia.

Namun demikian, ada beberapa catatan dari FIFA terkait pencalonan Indonesia sebagai tuan rumah. Satu di antaranya adalah mengenai jumlah lapangan latihan di setiap stadion utama yang masih minim.

“Dari hasil perbincangan mendalam dengan beberapa pemerintah kota dan kabupaten setempat yang kami tunjuk, terutama Solo, Yogyakarta, Bali, Surabaya serta pairing selain Jakarta-Bogor, yang paling urgent adalah lapangan latihan,” kata Tisha.

Refrizal, anggota Komisi Eksekutif PSSI, membenarkan hal tersebut. Refrizal berharap pemerintah pusat dan daerah mulai fokus membenahi area-area yang dinilai masih kurang. Menurut Refrizal pihaknya telah mengimbau pemerintah kota dan daerah untuk membangun lapangan latihan selain membangun stadion.

“Kalau mau bikin stadion, jangan hanya lapangannya yang mengikuti standar FIFA. Semua infrastrukturnya juga mesti dibikin sesuai standar FIFA,” kata Refrizal di Kementerian Pemuda dan Olahraga, Jakarta, Kamis (24/10).

Kemenangan Indonesia dalam pencalonan tuan rumah Piala Dunia U-20 2021 diumumkan di Shanghai, China, Kamis (24/10). Penunjukan ini diumumkan oleh Dewan FIFA. Indonesia mengungguli Peru, Brasil, Myanmar dan Thailand, serta Bahrain, Arab Saudi dan Uni Emirat Arab.

Refrizal mengaku sangat bangga atas penunjukan Indonesia. Dia sempat pesimistis terhadap peluang Indonesia karena pendukung tim nasional Indonesia sempat membuat kerusuhan pada pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2022 melawan tim nasional Malaysia.

“Kita sempat khawatir karena kemarin sempat ricuh. Kita khawatir itu jadi alasan kita dicoret saat bidding, tapi alhamdulillah melalui lobi-lobi kita dengan negara-negara ASEAN dan Timur Tengah, hasilnya kita bisa kalahkan Brasil dan Peru,” ujar Refrizal.

Setelah pengumuman ini PSSI berharap semua pemangku kepentingan bisa melakukan persiapan matang, terutama perbaikan stadion dan fasilitas pendukung lainnya. Pemerintah daerah dan kota harus merenovasi stadion-stadion yang belum sesuai standar FIFA. Stadion Gelora Bung Tomo di Surabaya termasuk stadion yang belum memenuhi standar.

“Saya kira FIFA melihat keseriusan kita. Brasil memang sudah sering jadi tuan rumah Piala Dunia, jadi saingan kita tinggal Peru. Kita punya keunggulan kesiapan dibandingkan Peru,” papar Refrizal.

PSSI mengajukan 10 stadion kepada FIFA sebagai penyelenggara Piala Dunia U-20 2021. Stadion-stadion tersebut adalah Stadion Gelora Bung Karno (Jakarta), Stadion Gelora Bung Tomo (Surabaya), Stadion Pakansari (Cibinong), Stadion Patriot (Bekasi), Stadion Wibawa Mukti (Cikarang), Stadion Si Jalak Harupat, Stadion Manahan (Surakarta), Stadion Mandala Krida (Yogyakarta), Stadion Kapten I Wayan Dipta (Gianyar) dan Stadion Gelora Sriwijaya (Palembang). Nanti FIFA akan memilih enam atau delapan stadion yang akan digunakan untuk Piala Dunia U-20 2021.

“Saya menunggu laporan resmi dari PSSI kemudian menghadapi Bapak Presiden untuk melaporkan hasil bidding dari FIFA. Setelah itu kita akan minta arahan dari Bapak Presiden soal apa yang harus kita lakukan,” ujar Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali, Kamis (24/10).

Tim nasional Indonesia otomatis lolos ke babak utama Piala Dunia U-20 2021 karena Indonesia terpilih sebagai tuan rumah. Pada turnamen yang akan diselenggarakan pada 20 Mei sampai 11 Juni 2021 itu PSSI akan menurunkan tim nasional U-19 asuhan Fakhri Husaini.

Tim tersebut memang disiapkan untuk Piala Dunia U-20 2021 dan Olimpiade Paris 2024. Pertimbangan PSSI adalah rata-rata anggota tim saat ini masih berusia 17 tahun.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved