Iwan Tanam Ganja di Belakang Pondok: 14 Batang Bibit dan 22 Batang Ganja

Iwan Fauzi (43) warga Desa Tanjung Agung Kecamatan Ulu Musi, Kabupaten Empatlawang, diringkus Sat Res Narkorba Polres Empat Lawang. Ia ditangkap karen

DOK. SATRESNARKOBA POLRES EMPATLAWANG
TANAM GANJA -- Tersangka Iwan Fauzi (43) bersama barang bukti berupa bibit ganja dan batang ganja yang diamankan di Mapolres Empatlawang, Minggu (13/10). Ia ditangkap karena menanam ganja di belakang pondoknya. 

SRIPOKU.COM, EMPATLAWANG - Iwan Fauzi (43) warga Desa Tanjung Agung Kecamatan Ulu Musi, Kabupaten Empatlawang, diringkus Sat Res Narkorba Polres Empat Lawang. Ia ditangkap karena menanam ganja di belakang pondoknya.

Kapolres Empatlawang AKBP Eko Yudi Karyanto melalui Kasat Narkoba Iptu Rusdianto menjelaskan, penangkapan tersangka Iwan berlangsung Minggu (13/10) sekira pukul 00.30 WIB. Iwan ditangkap atas Laporan Polisi Nomor: LP / A - 58 / X / 2019 / Sumsel / Empat Lawang, 13 Oktober 2019. Ia ditangkap saat berada di dalam sebuah pondok berlokasi di Talang Ilan Pematang Gajah Mati Desa Tanjung Agung Kecamatan Ulu Musi, Kabupaten Empatlawang.

Miliki Tanaman Ganja dalam Pot, Eli Diamankan Polisi dari Polsek Muara Kuang Ogan Ilir

Polsek Kikim Dibantu Warga Temukan Tanaman Ganja di Sela-sela Tanaman Kopi di Gugusan Bukit Barisan

"Anggota Sat Res Narkoba Polres Empatlawang dan anggota Polsek Pendopo, melakukan penangkapan terhadap seorang laki-laki atas nama Iwan Fauzi, karena diduga melakukan tindak pidana Narkotika jenis ganja," jelas Rusdianto, Senin (14/10).

Menurut Rusdi, Iwan saat ditangkap saat sedang berada di pondoknya. Pada saat digeledah ditemukan barang bukti berupa satu paket besar narkotika golongan I jenis tanaman ganja dibungkus kertas koran dengan berat bruto 500 gram.

Selain itu juga diamankan, satu buah timbangan kecil warna orange di dalam kamar pondok pelaku dan 14 helai bibit ganja di dalam polybag warna hitam ditemukan di teras belakang pondok, serta 22 buah batang tanaman ganja dengan berat bruto 500 gram ditemukan di kebun pelaku, tepatnya di belakang pondok

"Kemudian barang bukti dan tersangka diamankan ke Polres Empatlawang guna dilakukan pengembangan untuk diproses dan disidik perkaranya sesuai hukum yang berlaku. Terhadap tersangka akan dikenakan Pasal 114 ayat (2) dan pasal 111 ayat (2) UU RI No 35 Tahun 2009,dengan ancaman kurungan 6 sampai 20 tahun penjara atau hukuman mati," kata Rusdi. (cr27)

Like Facebook Sriwijaya Post Ya...

Penulis: Awijaya
Editor: Bejoroy
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved