Human Interest Story

Atia Pingsan Terinjak-injak

Rodiah mengaku, sempat melarang Atia untuk ikut bergabung dalam aksi demo. Namun larangan itu tidak didengar dan Atia tetap saja bergabung untuk demo.

Atia Pingsan Terinjak-injak
SRIPOKU.COM/RAHMAD ZILHAKIM
Bentrok mahasiswa-aparat di depan Gedung DPRD Sumsel, sejumlah mahasiswa dan mahasiswi pingsan 

HATI orang tua mana yang tak panik saat mendengar kejadian buruk telah menimpa anaknya. Begitupun yang dirasakan Rodiah, warga lorong Muhajirin jalan Balap Sepeda palembang.

Rodiah, tak kuasa menahan tangis saat mendengar Atia, anak kandungnya menjadi salah satu korban luka dalam demo yang terjadi di depan kantor DPRD Sumsel tepatnya di jalan POM IX Lorok Pakjo Palembang, Selasa (24/9/2019).

Sebelumnya, aksi demo ribuan mahasiswa di kota Palembang, berujung ricuh dengan aparat kepolisian.

Saat ditemui di depan Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit (RS) RK Charitas, Rodiah mengaku mendapat kabar bahwa Atia telah menjadi korban, dari salah seorang tetangganya.

"Tetangga sekaligus teman Atia. Dia kasih tahu anak saya jadi korban luka di aksi demo itu,"ujarnya.

Mendengar kabar itu, seketika Rodiah langsung panik dan terus saja menangis.

Sebab dia melihat foto anaknya yang sudah terkapar tak sadarkan diri.

"Saya masih sedih. Dua tahun lalu kakak Atia meninggal, disusul ayahnya juga. Jadi masih teringat terus. Dan tiba-tiba dapat kabar tidak enak seperti itu, saya jadi teringat lagi sama kesedihan itu. Pikiran saya kemana-mana tadi," ujarnya.

Rodiah mengaku, sempat melarang Atia untuk ikut bergabung dalam aksi demo. Namun larangan itu tidak didengar dan Atia tetap saja bergabung untuk ikut aksi demo

"Tadi Atia lagi tidur, tiba-tiba dapat telepon dari temannya dan diajak demo. Sudah saya larang, tapi masih saja tetap mau ikut," ujarnya.

Halaman
123
Editor: Soegeng Haryadi
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved