PTM Bakal Gelar Kuliah Daring; UMP Salah Satunya, Sistem TI Diluncurkan Akhir Tahun

Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PT Muhammadiyah) bakal meluncurkan program kuliah secara daring (online). Bahkan akan disusul pembukaan program studi b

PTM Bakal Gelar Kuliah Daring; UMP Salah Satunya, Sistem TI Diluncurkan Akhir Tahun
SRIPOKU.COM/Syahrul
Ilustrasi - Ratusan mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Palembang saat mengikuti hari pertama kuliah, pengenalan kampus, Selasa (3/9/2019). Prof Dr Ir Bondan Tiara Sofyan MSi, Direktur Jenderal Potensi Pertahanan Kementerian Pertahanan RI hadir menyampaikan kuliah umumnya. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PT Muhammadiyah) bakal meluncurkan program kuliah secara daring (online). Bahkan akan disusul pembukaan program studi baru yang berkaitan dengan teknologi informasi (TI).

Menurut Ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, Prof H Lincolin Arsyad MSc PhD, akhir tahun ini segera diluncurkan sistem teknologi informasi yang mendukung terselenggaranya kuliah daring di seluruh PTM.

Ribuan Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Palembang (UMP) Libur Kuliah, Long March Gelar Aksi Demo

Video: Ribuan Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Palembang (UMP) Long March Gelar Aksi Demo

"Saat ini perguruan tinggi Muhammadiyah memang sedang menyiapkan kuliah secara daring, dan mudah-mudahan akhir tahun ini sistem tersebut dilaunching dan bisa dimanfaatkan oleh PTM di Indonesia," katanya saat memberikan sambutan pada acara Pelantikan dan Serah Terima Jabatan, Dekan di Universitas Muhammadiyah Palembang periode 2019-2023, Senin (23/9).

Walau direncanakan akan diluncurkan akhir tahun ini (sistem TI) namun untuk sementara tidak bisa digunakan oleh seluruh PTM yang ada di Indonesia. "Maksudanya gini, PTM di Indonesia ini kan ada 170 an dan gak semua PTM mampu, jadi dilakukan secara bertahap harus banyak persiapan kalau mengadakan kuliah secara daring," ujar Lincolin Arsyad.

"Nanti bakal ada PTM pilihan yang bisa menerapkan sistem TI. Salah satunya ya UM (Universitas Muhammadiyah) Palembang ini dianggap mampu bisa menerapkan sistem TI ini. Beberapa waktu lalu juga udah melakukan workshop di UM Palembang. Itu sudah menyiapkan kurikulum hingga silabus mata kuliah tersebut," jelasnya.

Dia menegaskan bahwa perguruan tinggi Muhammadiyah memang sedang menargetkan agar menjadi perguruan tinggi berstandar internasional, untuk bisa mengembangkan go internasional yang paling penting mempersiapkan sumber daya manusianya.

"SDM yang memiliki kompetensi keilmuan, SDM yang memiliki bahasa internasional, dan SDM yang mampu membangun jaringan. Inilah yang harus dikembangkan UM Palembang di masa yang akan datang. Saat ini UMP sedang disiapkan dan digadang-gadang untuk meraih akreditasi unggul di masa yang akan datang," ujarnya.

Dia melanjutkan untuk bisa meraih akreditasi unggul, Universitas Muhammadiyah Palembang harus memiliki SDM yang unggul, SDM yang cukup dan kompentensi yang tercapai.

Sementara Rektor Universitas Muhammadiyah Palembang, Dr Abid Djazuli SE MM melantik 7 dekan di lingkungam UM Palembang. Dalam pelantikan tersebut, ada sebagian dekan baru ada juga dekan lama yang dilantik kembali untuk melanjutkan masa jabatannya.

"Kinerja dekan ini terus dipantau, dekan yang dilantik sebelumnya sudah meneken fakta integritas, apa yang harus dibuat untuk periode berikutnya. Misalnya fakultas yang memiliki lebih dari dua program studi, sanggup menargetkan prodinya mendapat akreditasi A," katanya.

Ini tentu tantangan bagi UM Palembang, oleh karena itu harus terus meningkatkan capaian. "Ya target kami ini harus menjadi kampus yang unggul di L2dikti wilayah 2. Terutama pada dekan yang baru saja dilantik, kami tidak hanya berpikir hanya 4 tahun kedepan, tapi harus berpikir panjang jauh kedepan," ujarnya.

"Saya harap dekan yang dilantik ini mampu membuat inovasi, meningkatkan akuntabilitas proses pembelajaran. Dapat menjalankan akreditas dengan profesional dan terbuka. Meningkatkan atau paling tidak mempertahankan akreditasi yang ada," ujarnya. (elm)

Like Facebook Sriwijaya Post Ya...

Editor: Bejoroy
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved