Saya Iseng Saja Main Toto Gelap Online

Sambil menjaga warung, Yusuf Ishak (56) memainkan aplikasi pada smartphonenya dan masuk situs 338.com. Setelah itu, lelaki yang cerai dengan isteri pe

Saya Iseng Saja Main Toto Gelap Online
SRIPOPOKU.COM/ANDYKA
Yusuf Ishak (56) ngaku iseng main togel online. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG, SRIPO - Sambil menjaga warung, Yusuf Ishak (56) memainkan aplikasi pada smartphonenya dan masuk situs online. Setelah itu, lelaki yang cerai dengan isteri pertama dan menikah lagi itu mencoba peruntungan memasang judi online jenis toto gelap (Togel). Yusuf pun mengaku nomor pasangannya pernah tepat. Dari nilai pasangan dua ratus rupiah Rp 200 dia mendapat hadiah Rp 300 ribu.

Keasyikan dengan judi togel online melalui handphonenya, akhirnya Yusuf Ishak (56) ditangkap oleh kepolisian dari Unit Pidum (Pidana Umum) Polresta Palembang, pimpinan Ipda Andrean. "Sumpah pak, saya baru main togel sebulan ini, hanya iseng saja," kata Yusuf Ishak ketika ditemui di ruang piket Reskrim Polresta Palembang, Minggu,(15/09/2019).

Jadi Bandar Togel Hongkong, Daimin Dibekuk Anggota Reskrim Polsek Gelumbang

Bandar Togel Divonis Hanya 7 Bulan Kurungan Penjara, Jauh Lebih Ringan Dibanding Tuntutan

Yusuf Ishak mengaku, dia sedang duduk santai di rumahnya Jalan Sido Ing Lautan Lorong Budiman 35 Ilir, Kecamatan Ilir Barat (IB) II Palembang, Sabtu (14/09). Tiba-tiba sekitar pukul 16.00, ada polisi datang langsung menangkapnya. "Ditangkap kemarin sore (Minggu,Red) di rumah pak. Saya kasihan anak, dia menangis terus," katanya.

Yusuf Ishak mengaku sebulan lalu dia bermain judi online hanya menggunakan aplikasi smartphone dan berseluncur di dunia maya. Dengan menggunakan ATM dia pernah satu kali menang mendapatkan uang Rp 300 ribu. "Saya buka google dan masuk ke situs 338.com. Itu saja saya pasang duit Rp 200 paling besar Rp 500. Sekali menang pasangan Rp 200 mendapat Rp 300 ribu. Jujur itu hanya iseng saja pak," kata Yusuf seraya menyebutkan, dia sudah bercerai dari istrinya dan membawa kedua anaknya. Lalu dia menikah lagi mendapatkan anak masih berumur balita. "Kerjaan sehari-hari jaga warung di rumah," jelasnya.

Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara dan Wakasat Reskrim AKP Ginanjar Aliya Sukmana, melalui Kanit Pidana Umum (Pidum) Iptu Ginting mengatakan, pelaku dikenakan Pasal 303 KUHP dengan ancaman hukuman kurungan maksimal 10 tahun penjara. "Pelaku akan kita proses sesuai hukum yang berlaku. Intinya negara melarang keras perjudian, siapa pun yang melakukannya akan kita tangkap," tegas Iptu Ginting. (diw)

Like Facebook Sriwijaya Post Ya...

Penulis: Andi Wijaya
Editor: Bejoroy
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved