Kabut Asap Pengaruhi Kesehatan, Berikut Langkah Penting Yang Harus Dilakukan Saat Terjadi Kabut Asap

Selain memengaruhi jarak pandang, kabut asap semacam ini, tentu berisiko menimbulkan gangguan kesehatan.

Kabut Asap Pengaruhi Kesehatan, Berikut Langkah Penting Yang Harus Dilakukan Saat Terjadi Kabut Asap
SRIPOKU.COM/SYAHRUL HIDAYAT
Kabut Asap di Pagi Hari di Kota Palembang. 

SRIPOKU.COM-- Masyarakat di Riau sedang menghadapi persoalan kabut asap akibat kebakaran lahan.

Selain memengaruhi jarak pandang, kabut asap semacam ini, tentu berisiko menimbulkan gangguan kesehatan.

Gangguan yang dimaksud, mulai dari infeksi saluran saluran pernapasan atas (ISPA) hingga pneumonia.

Lantas, langkah apa yang sebaiknya dilakukan saat menghadapi kabut asap?

Dokter spesialis penyakit dalam, dr. Yeny Tanoyo, Sp.PD kepada SehatQ menyebut ada beberapa langkah yang penting dilakukan ketika terjadi kabut asap.

Anda Menderita Tekanan Darah Rendah Atau Hipotensi, Pola Makan Berikut Ini Harus Diperhatikan

Perubahan Zaman, 5 Hal Tentang Pekerjaan di Masa Depan Berikut Ini Perlu Kita Ketahui

Aktris Rima Melati Bagikan Tips Sembuh Dari Kanker, Cuma Rajin Minum Jus Ini

Rupit Ibukota Muratara Diselimuti Kabut Asap, Jalinsum Tertutup Jarak Pandang Pengendara Terganggu
Rupit Ibukota Muratara Diselimuti Kabut Asap, Jalinsum Tertutup Jarak Pandang Pengendara Terganggu (Tribun Sumsel/Rahmat Aizullah)

Patuhi instruksi evakuasi

Dalam kondisi seperti ini, pemerintah daerah setempat diharapkan bisa mengevakuasi penduduk dari daerah dengan kabut asap yang berat. 

Kabut asap akibat kebakaran hutan, mengandung campuran gas dan partikel dari pohon-pohon serta tanaman lain yang terbakar.

Asapnya bisa menimbulkan rasa sakit pada mata, iritasi pada sistem pernapasan.

Tak Perlu Modal Besar, Berikut 5 Usaha Yang Bisa Dikerjakan Untuk Menambah Penghasilan

Cara Sederhana Cegah Karang Gigi, Cukup Rutin Lakukan Satu Hal Berikut Ini

Agar Makanan Bertahan Lebih Lama, Inilah Cara Mengatur Suhu Lemari Es Yang Benar

Bahkan yang terparah, asap akibat kebakaran hutan, bisa menyebabkan sakit jantung dan paru-paru.

Halaman
1234
Editor: ewis herwis
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved