Berita Palembang

Penumpukan Kendaraan Saat Jam Masuk dan Keluar Sekolah Sebabkan Kemacetan Panjang

Sejak pagi menjelang siang penumpukan kendaraan terus meningkat di Jalan Jendral Sudirman Km 4, Kemuning depan Sekolah Muhammadiyah Palembang.

Penumpukan Kendaraan Saat Jam Masuk dan Keluar Sekolah Sebabkan Kemacetan Panjang
TRIBUN SUMSEL.COM/Irkandi Gandi Pratama
Penumpukkan kendaraan pribadi terjadi di Jalan jenderal Sudirman KM 4 Palembang saat jam pulang sekolah. Para wali murid diber waktu 5 detik tapi tetap saja sering menyebabkan macet panjang. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Sejak pagi menjelang siang penumpukan kendaraan terus meningkat di Jalan Jendral Sudirman Km 4, Kemuning atau lebih tepatnya di depan Sekolah Muhammadiyah Palembang.

Penumpukkan kendaraan ini menjadi penyebab terjadi kemacetan panjang, terutama ketika para siswa- siswi pulang sekolah.

Pantauan sripoku.com, terlihat banyak kendaraan yang terparkir depan sekolah tersebut, baik roda dua maupun roda empat, bahkan untuk kendaraan roda empat terdapat 3 baris berjajar panjang.

Dari barisan itu, terhitung sekitar puluhan kendaraan roda 4 yang terparkir di bahu jalan, yang menyebabkan terjadinya penyempitan jalan hingga membuat kemacetan panjang terjadi di mulai dari Km 5 hendak menuju simpang Polda Jalan Jendral Sudirman Palembang, Selasa (20/8/2019) siang.

Bambang, sebagai orangtua yang menjemput anaknya pulang sekolah, mengatakan hal itu hampir setiap hari terjadi bahkan sudah bertahun-tahun.

"Tidak heran lagi disini, kendaraan parkir memakan bahu jalan sampai buat kemacetan. Dari tahun ke tahun sudah seperti ini," ungkapnya.

Nur Afni, Warga Mandau Bengkalis Riau Terlantar di Palembang Meninggal Dunia di RSUD Palembang BARI

Target 3 Poin Lawan Perserang, Ini Pemain Anyar Andalan Kas Hartadi Pelatih Kepala Sriwijaya FC

Hilang 4 Hari, Gadis Remaja di SU I Palembang Ini Ternyata Dibawa Kabur Lelaki Baru Dikenalnya

Ia juga menambahkan, untuk mengatasi kemacetan tersebut pihak Dinas Perhubungan (Dishub) telah memberikan waktu namun kemacetan masih tetap terjadi.

"Kami diberi waktu 5 detik buat jemput maupun antar anak sekolah, tapi nyatanya macet tetap terjadi," jelasnya.

Hal lain diungkapkannya, bukan hanya para orang tua yang menjemput anak sekolah yang membuat kemacetan akan tetapi terdapat para driver ojek online yang mangkal di depan sekolah itu.

"Lihat saja itu banyak ojek online yang mangkal, baik ojek motor maupun mobil. Kendaraan mereka juga memakan bahu jalan buat kemacetan di tambah lagi depan ini ada halte busway," tegasnya.

Mengingat hal tersebut sudah sering terjadi, berharap kepada pemerintah untuk melakukan tindak lanjut dari permasalahan itu.

"karena ini sudah sering terjadi, semoga ada upaya dari pemerintah untuk mengatasi masalah kemacetan disini," harapanya.

Editor: Tarso
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved