Naskah Asli Proklamasi Dibuang hingga Ibukota Pindah 3 Kali, Berikut 10 Fakta Hari Kemerdekaan RI

Naskah Asli Proklamasi Dibuang hingga Ibukota Pindah 3 Kali, Berikut 10 Fakta Hari Kemerdekaan RI

Penulis: Shafira Rianiesti Noor | Editor: pairat
Humas Pemprov Sumsel
Naskah Asli Proklamasi Dibuang hingga Ibukota Pindah 3 Kali, Berikut 10 Fakta Hari Kemerdekaan RI 

Naskah Asli Proklamasi Dibuang hingga Ibukota Pindah 3 Kali, Berikut 10 Fakta Hari Kemerdekaan RI

SRIPOKU.COM - Bulan Agustus di setiap tahunnya menjadi bulan yang istimewa bagi seluruh rakyat Republik Indonesia.

Bagaimana tidak, setiap bulan Agustus rakyat Republik Indonesia merayakan ulang tahun kemerdekaannya.

Namun siapa sangka, ternyata ada beberapa fakta unik di balik hari kemerdekaan Republik Indonesia di setiap tahunnya.

Dilansir Sripoku.com dari berbagai sumber, berikut 10 fakta unik di balik perayaan hari Kemerdekaan Indonesia.

1. Saat membacakan teks proklamasi di hadapan rakyat Indonesia untuk pertama kali, ternyata Presiden pertama kita, Ir.Soekarno diketahui sedang sakit.

Saat itu penyakit malarianya kambuh sesaat sebelum proklamasi. 

Soekarno
Soekarno

Demi Karakter 3 Artis Ini Pura-pura Sombong, Jangan Salah Nilai Watak Asli Justru Sangat Dermawan!

Kini Didekati Bule, Terungkap Mantan Suami Pertama Nikita Mirzani Pengusaha Populer di Indonesia!

Punya Mantu Kaya, Kondisi Ibu Mertua Hotman Paris Justru Jauh dari Kemewahan, Terungkap Saat Ultah

2. Upacara 17 Agustus 1945, dirayakan sangat sederhana, dan jauh dari kesan meriah.

Tidak ada protokol, musik, bahkan diketahui tiang benderanya juga sangat sederhana.

Yakni terbuat dari batang bambu.

Upacara kemerdekaan 1945
Upacara kemerdekaan 1945 

. Naskah teks proklamasi yang ditulis tangan langsung oleh Soekarno ternyata dibuang di tong sampah.

Dari berbagai sumber di sosial media, diketahui naskah asli tersebut ditemukan oleh seorang wartawan asal Aceh bernama BM Diah.

Diah menemukan naskah tersebut di tong sampah rumah Laksamana Maeda.

Namun ternyata naskah asli tersebut dibuang setelah sebelumnya telah disalin dan diketik oleh Sajuti Melik.

BM Diah sendiri baru menyerahkan draft tersebut pada tanggal 29 Mei 1992.

proklamasi
proklamasi
Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved