Berita PALI

Anggap Penonton sebagai Ortu, Cara Anggi dan Dwi Hilangkan Gugup Kibarkan Bendera Indonesia di PALI

Siswi SMA N 1 Talang Ubi dan Erlista Dwi Agustin (16) dari SMK N 1 Penukal terpilih sebagai Paskibraka pembawa Bendera Merah Putih Indonesia

Anggap Penonton sebagai Ortu, Cara Anggi dan Dwi Hilangkan Gugup Kibarkan Bendera Indonesia di PALI
SRIPOKU.COM/REIGAN RIANGGA
Anggi Virginia Eka Putri dan Erlista Dwi Agustin Paskibraka putri terpilih sebagai pembawa Baki Bendera Merah Putih di Kabupaten PALI. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Reigan Riangga

SRIPOKU.COM, PALI -- Anggi Virginia Eka Putri (16) siswi SMA N 1 Talang Ubi dan Erlista Dwi Agustin (16) dari SMK N 1 Penukal terpilih sebagai Paskibraka pembawa Bendera Merah Putih Indonesia saat 17 Agustus 2019 di Kabupaten PALI (Penukal Abab Lematang Ilir)

Dua siswi cantik ini terpilih sebagai pembawa bendera Indonesia dari 18 Paskibraka (Pasukan Pengibar Bendera Pusaka) Putri lainnya dari total 39 orang Paskibraka di Bumi Serapat Serasan.

Terpilihnya mereka sebagai pembawa Baki Merah Putih ini selain merasa bangga, dua siswi putri kelahiran Tahun 2003 ini juga merasa tidak menyangka sebelumnya.

Anggi Virginia Eka Putri mengaku banyak hal yang harus ia siapkan agar saat pengibaran Bendera Merah Putih memperingati HUT ke- 74 ini berjalan lancar tanpa hambatan.

Persiapan secara umum seperti mempersiapkan fisik dan mental. Namun ada hal menurutnya butuh kesiapan khusus, seperti terus memanjatkan doa serta minta restu dari orang tuanya.

"Persiapan khusus kita yang penting harus terus senyum, percaya diri dan jangan ragu selain terus berdoa," ungkap Anggi, Kamis (15/7/2019).

Bank Sumsel Babel (BSB) Bantu Pemerintah Tuntaskan Kemiskinan Melalui Pemberdayaan UMKM

Ini Jadwal Sriwijaya FC Putaran Kedua Wilayah Barat Kompetisi Liga 2 2019

"Paling penting kita anggap penonton yang hadir sebagai orang tua kita, agar bisa menghilangkan gugup serta penambah rasa semangat," jelasnya.

Sama halnya dengan Anggi, Erlista Dwi Agustin (16) juga merasa tidak percaya dan sulit menghilangkan rasa gugupnya saat terpilih menjadi Pembawa Baki Bendera Merah Putih 17 Agustus an nanti.

Dirinya sedikit merasa ada hambatan ialah hanya sulit menghilangkan rasa gugupnya, dari itu dirinya mengutamakan harus percaya diri.

Sementara untuk kesehatan, dirinya merasa cukup, lantaran pola makan dan istirahat yang cukup selama hampir dikarantina di mess dan tidak bisa pulang kerumah berkumpul bersama keluarga.

"Kita minta doakan kepada orang tua, sehingga bisa menambah semangat dan somaga lancar hingga selesai," ungkapnya. 

Bank Sumsel Babel (BSB) Bantu Pemerintah Tuntaskan Kemiskinan Melalui Pemberdayaan UMKM

Peringati HUT ke-74 RI, 392 ASN Pemprov Sumsel Terima Satyalancana Karya Satya

Sumsel Korprov Wanita Terbaik di ajang Liga Putri U17 Piala Menpora

Penulis: Reigan Riangga
Editor: pairat
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved