Bentrok Polisi Vs Warga di Empatlawang
Kapolda Sumsel: Beberkan Fakta dan Kronologis Bentrok yang Terjadi di RSUD Tebing Empatlawang
"Berita yang tersebar di kalangan warga,Erwan dan Erwin ditembak polisi, bukan karena kasus pidananya," kata Irjen Firli.
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Kapolda Sumsel Irjen Pol Firli sudah mendatangi lokasi kejadian penusukan anggota Polsek Ulu Musi yang melakukan penangkapan dan penyerangan RSUD Tebing Empat Lawang Masih satu keluarga.
Hal ini, diungkapkan Kapolda dalam konferensi pers di kediaman dinasnya, Minggu (4/8/2019).
Menurut Kapolda, kejadian di Empat Lawang beberapa waktu lalu sudah disepakati semua pihak di Empat Lawang tidak akan terulang lagi.
Kejadian ini, berawal seorang warga bernama Sariman di Desa Talang Rebo diancam delapan orang akan dibunuh.
Karena itu, ia melapor ke Polsek Ulu Musi. Dari laporan itu, dilakukan penyelidikan dan diketahui bila pelaku pengancaman empat orang.
Penyelidikan langsung dilakukan tiga orang anggota yang langsung Polsek Ulu Musi dipimpin Kanit Reskrim ke Talang Rebo.
Para pelaku dicari sampai Ke Desa Tangga Rasa dan bertemu. Ketika hendak ditanya pelaku langsung menusuk dan membacok Kanit Reskrim.
"Karena Kanit ditusuk, sehingga dilakukan tindakan tegas terhadap Erwan dan Erwin. Namun, berita yang tersebar di kalangan warga bila Erwan dan Erwin ditembak polisi, bukan karena kasus pidananya," kata Irjen Firli.
Mendapat informasi tersebut, warga yang diketahui masih keluarga besar para pelaku ini Datang dari desa tempat Erwin dan Erwan tinggal.
Karena masih satu keluarga besar dan memang disampaikan informasi yang salah, membuat satu keluarga besar berkumpul dan mendatangi RSUD Tebing dimana tepat dirawatnya Kanit Reskrim dan juga para pelaku pengancaman.
Keluarga besar dari Erwin dan Erwan, datang menggunakan dua truk mendatangi rumah sakit. Karena memang sudah dipersiapkan, sehingga ada beberapa orang yang sengaja membawa senpi rakitan dan senjata tajam jenis parang dan pisau.
• Tiga Remaja Ini Terpaksa Menginap di Hotel Prodeo Polsek Tanah Abang Kabupaten PALI
• Polsek Rawas Ilir Sita Ikan Toman Hasil Penyeteruman di Sungai Rawas, Pelaku Kabur Pakai Ketek
• Usai Dituduh Mencuri, Penjaga Malam Sekolah di Tanjung Batu Nyaris Tewas Dibacok Tetangganya
Saat tiba, keluarga besar dari Erwin dan Erwan langsung melakukan penyerangan di depan rumah sakit yang menyebabkan dua orang anggota polisi yang berjaga mengalami luka tembak.
"14 orang dalam kasus penyerangan rumah sakit, dengan 12 sajam dan 2 senpi rakitan laras panjang dan satu pistol termasuk peluru tajam. Dalam kasus ini, dari pertemuan yang saya laksanakan di Empat Lawang, kasus ini sepakat akan diproses hukum," jelas jenderal bintang dua ini.
Kapolda juga menjelaskan, bila dalam kasus ini bukan bentrok dengan masyarakat. Akan tetapi kasus ini, murni karena masalah pidana dan diprovokasi seseorang dari keluarga besar Erwin dan Erwan sehingga terjadi penyerangan tersebut.
Menurut Kapolda, bila keluarga besar dari Erwin dan Erwan dibawa untuk menyerang rumah sakit karena ajakan seseorang dan juga diberikan uang.
Karena, dari barang bukti ditemukan uang yang diberikan seseorang untuk keluarga mereka yang ikut menyerang rumah sakit.