Berita Muaraenim

Ini 10 Desa Rawan Kebakaran Hutan dan Lahan di Muaraenim, Masyarakat Diimbau tidak Membakar Lahan

Dijelaskan Kapolres Melalui Kabag Ops, adapun 10 desa rawan Karhutla tersebut diantaranya 5 desa di Kabupaten PALI dan 5 desa di Kabupaten Muaraenim.

Ini 10 Desa Rawan Kebakaran Hutan dan Lahan di Muaraenim,  Masyarakat Diimbau tidak Membakar Lahan
TRIBUN SUMSEL.COM/IKA ANGGRAENI
Tampak jajaran Polres Muaraenim melakukan sosialisasi ke masyarakat di desa Kayu Ara Batu Kecamatan Gelumbang untuk pencegahan terjadinya karhutla. 

SRIPOKU.COM, MUARAENIM - Sebanyak 10 desa diwilayah hukum Polres Muaraenim dinilai sebagai desa rawan karhutla.

Hal ini dikatakan oleh Kapolres Muaraenim AKBP Afner Juwono melalui Kabag Ops Kompol Irwan Andeta kepada tribunsumsel.com,Jumat,(2/8/2019).

" Desa yang rawan Karhutlah dari sebaran titik hot spot berdasarkan data BPBD Provinsi Sumsel yang mana tahun lalu didesa tersebut banyak terjadi kebakaran,"katanya.

Dijelaskannya bahwa adapun 10 desa tersebut diantaranya 5 desa di Kabupaten PALI dan 5 desa di Kabupaten Muaraenim.

" Untuk wilayah paling rawan diantaranya Desa Tanah Abang Kecamatan Tanah Abang ,Desa Tempirai Kecamatan Penukal Utara, Desa Prambatan Kecamatan  Abab, Desa Air Itam Timur Kecamatan Penukal dan Desa Benuang Kecamatan Talang Ubi,"katanya.

Untuk 5 desa lainnya yang berada di Kabupaten Muara Enim diantaranya adalah Desa Kayu Ara Batu Kecamatan Muara belida, desa Gelumbang Kecamatan Gelumbang ,Desa Gunung Megang Luar Kecamatan Gunung Megang, Desa Tanjung Agung Kecamatan Tanjung Agung dan desa Beringin Kecamatan Lubai.

Dr Amar Muntaha MKes Targetkan 2 Tahun kedepan STIK Menjadi Institut Ilmu Kesehatan Bina Husada

Doa Ketika Gempa Bumi Lengkap Bacaan Arab dan Latin Berikut Artinya, Pasca Gempa Banten 7,4 SR

Dinas Sosial Kabupaten PALI Siapkan Program Rehabilitasi Pecandu Narkoba Gratis Selama 3-6 Bulan

Dikatakan Irwan untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan di beberapa desa yang rawan karhutla tersebut, pihaknya membuat posko karhutla di desa tersebut.

Polres Muaraenim juga menghimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan perkebunan dengan cara membakar hutan.

" para personil kita terjunkan langsung ke lapangan untuk gencar-gencarnya melakukan sosialisasi maklumat bersama Gubernur,Kapolda dan Pangdam II/Sriwijaya langsung kepada masyarakat agar tidak membuka kebun dengan cara membakar lahan, dan mengsosialisasikan konsekuensinya jika hal tersebut masih tetap di lakukan,"katanya.

Ditambahkan Kabag Ops dengan adanya sosialisasi yang dilaksanakan oleh jajaran Polres Muaraenim dengan terjun langsung ke lapangan diharapkan dapat mengantisipasi atau menekan angka terjadinya karhutla di wilayah hukum Polres Muaraenim.

Editor: Tarso
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved