Informasi Haji 2019

Jemaah Dihadiahi Alquran Saat Berkunjung ke Percetakan Raja Fadh

Pergerakan Jemaah haji di Kota Madinah menuju Mekkah untuk melaksanakan ibadah umrah, sudah dimulai, Minggu (14/7/2019).

Penulis: Husin | Editor: muhammad husin
ist
Berkunjung ke percatakan Alquran Raja Fadh di Kota Madinah 

Laporan Wartawan Sripoku.com/Muhammad Husin

Jemaah Dihadiah Alquran Saat Berkunjung ke Percatatan Alquran Raja Fadh

SRIPOKU.COM,  MADINAH ---Pergerakan Jemaah haji yang berada di Kota Madinah menuju Mekkah untuk melaksanakan ibadah umrah, sudah dimulai, Minggu (14/7) menyusul keluarnya surat edaran  Kantor Urusan Haji (KUH) RI Daerah Kerja (Daker) Madinah. 

Sementara bagi  Jemaah haji Kloter 2 Palembang , jelang dua  hari keberangkatan ke Mekkah, masih menuntaskan kunjungan wisata ke Percetakan Alquran Raja Fadh, Senin  (15/7).

Surat edaran tersebut ditujukan kepada Ketua Kloter 1-5, yang intinya agar bersiap-siap untuk didorong ke Mekkah.

Untuk Jemaah haji Kloter 2 Palembang, rencananya akan bergerak ke Mekkah untuk melaksanakan umrah,  Rabu (17/7) pukul 09.00 WAS atau pukul  14.00 WIB.

Namun sebelumnya, singgah dahulu ke Masjid Bir Ali ( zulhulaifah) sebagai lokasi miqat untuk menjatuhkan niat umrah.

Dengan sisa waktu yang tersedia,  Jemaah haji yang tergabung di KBIH Varita Pusri  Palembang, Sumatera Selatan,  memanfaatkan waktu untuk berkunjung ke Percatakan Alquran Raja Fadh di Madinah.

Kontributor sripo di Madinah, Victory melpaorkan, dari  hotel Jemaah haji diangkut menggunakan bus wisata dengan lama perjalanan 20 menit dari hotel.

Setibanya di lokasi percetakan, ternyata sudah ada puluhan bus yang antre. Mereka mengangkut Jemaah haji dari berbagai negara, untuk melakukan kunjungan serupa. 

Mereka berbondong-bondong memasuki  areal pusat percetakan Al Quran terbesar di Madinah. Mereka antri dan mencuci tangan sebelum memasuki areal kompleks tersebut.  

Untuk bisa melihat proses percetakan Al Quran itu, jemaah dituntun menuju gedung percetakan Al Quran dengan plang bertuliskan Inggris dan Indonesia “Jalur untuk Pengunjung” atau ada pula tulisan “Masuk”.

Begitu pula sebaliknya jika kita ingin keluar dari kompleks tersebut, nampak jelas tanda jalur untuk keluar, dengan tiga bahasa yakni Arab, Indonesia dan Inggris. Percetakan ini dibuka untuk umum mulai pukul 08.00 WAS hingga pukul 12.00 WAS.

Kompleks percetakan ini tutup pada hari Kamis dan Jumat yang merupakan hari libur. Di dalam areal kompleks, Jemaah haji hanya bisa menyaksikan proses pencetakan Al Qur’an di lantai dua gedung saja, sejenis balkon.

Jika tahun sebelumnya hanya pengunjung pria saja yang bisa memasuki ruangan pencetakan Al Qur’an, tetapi tahun ini pengunjung wanita boleh masuk. Hanya saja pintu masuk dibedakan.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved