PLN Tunggu Hingga Pekan Kedua Juli, Pelunasan Tagihan Listrik LRT

PLN Wilayah Sumsel Jambi dan Bengkulu (S2JB) kembali menghidupkan listrik lampu jalan di beberapa titik jalur LRT sejak Selasa (2/7). Meski demikian,

Editor: Bejoroy
SRIPOKU.COM/Zaini
GELAP -- Tampak tepi LRT yang ada di Jl Kolonel H Barlian masih gelap gulita. Biasanya, ada lampu yang menerangi kawasan tersebut. Foto diambil pada Rabu (3/7), satu hari setelah pernyataan PLN bahwa listrik kembali dialirkan ke sejumlah kawasan LRT di Palembang. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG, SRIPO -- PLN Wilayah Sumsel Jambi dan Bengkulu (S2JB) kembali menghidupkan listrik lampu jalan di beberapa titik jalur LRT sejak Selasa (2/7). Meski demikian, listrik terancam kembali diputus andai kata pelunasan belum dilakukan hingga pekan kedua Juli 2019.

Biaya Listrik LRT Capai 7 Miliaran, Langkah Ini yang Dilakukan Kemenhub Tambah Penghasilan LRT

Sempat Mati Beberapa Waktu Lalu, Kini PLN Kembali Nyalakan Listrik Lampu Jalan Sepanjang LRT

General Manager PLN WS2JB, Daryono mengatakan kembali dihidupkannya listrik ini setelah adanya kepastian Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang menjamin pekan kedua Juli tagihan listrik tersebut akan dibayar. Jika janji pembayaran tidak ditepati, maka PLN akan kembali menghentikan sementara aliran listrik lampu jalan LRT hingga pembayaran dilunasi.

"Selama ini penagihan pembayaran listrik jalan tersebut menuai jalan buntu meski beberapa kali sudah dirapatkan dan dikirim surat penagihan sejak April. Tunggakan pembayaran ratusan juta enam bulan sejak Januari-Juni 2019," kata Daryono, Jumat (5/7).

Daryono mengatakan, dari pertemuan bersama pihak LRT, Waskita Karya, dan Pemprov Sumsel, diketahui ada missed communication perihal siapa yang membayar tagihan listrik LRT. Masing-masing pihak sempat saling lempat tanggung jawab. Pemkot Palembang tidak membayar karena merasa proyek tersebut belum diserahterimakan oleh Waskita ke Pemkot. Sehingga tidak ada kewajiban membayar.

Sementara itu, Waskita tidak menganggarkan dana untuk membayar listrik tersebut.

"Inilah yang membuat rapat dan penagihan pembayaran beberapa kali menuai jalan buntu sehingga kita ambil langkah tegas pemadaman sementara untuk memberikan efek jera dan hasilnya mendapat respon cepat hingga mendapat atensi khusus dari gubernur," tambah Daryono.

Sementara itu, pantauan di sejumlah lokasi yang ada jalur LRT, lampu jalan terlihat masih belum nyala. Pada Rabu (3/7) malam, satu hari setelah listrik penerangan jalan LRT yang katanya sudah dinyalakan, LRT di Jl Kolonel H Barlian masih terlihat gelap. Tidak tampak ada cahaya lampu di bagian tepi LRT jika dilihat dari jalan di bawahnya.

Pemandangan yang sama terlihat di LRT di Simpang Lima DPRD Sumsel. Pada Kamis (4/7) malam, tepi LRT dilihat dari jalan di bawahnya juga gelap. Hanya ada penerangan lampu jalan yang ditegakkan di median jalan.

"Harapannya sih bisa segera nyala. Karena, dengan keberadaan jalur LRT, tambah gelap di jalanan lantaran penerangan jalan tertutup keberadaan rel," kata salah satu pengendara, Rindo. (fly/tnf/ts)

Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved