Mantan Danjen Kopassus Ditangkap, Soenarko Beli Senjata Canggih Marinir AS

Mayjen purnawirawan Soenarko ditangkap dalam kasus penyelundupan senjata api ilegal. Senjata yang diselundupkan eks Danjen Kopassus itu berjenis senja

Mantan Danjen Kopassus Ditangkap, Soenarko Beli Senjata Canggih Marinir AS
Internet
Ilustrasi - Senpi M4 Carbine. 

SRIPOKU.COM, JAKARTA - Mayjen purnawirawan Soenarko ditangkap dalam kasus penyelundupan senjata api ilegal. Senjata yang diselundupkan eks Danjen Kopassus itu berjenis senjata serbu. Senjata ilegal yang diamankan dari Soenarko adalah senjata laras panjang M4 Carbine buatan Amerika Serikat. Senjata M4 ini biasa digunakan oleh tentara angkatan darat dan Korps Marinir AS.

Kades Karang Endah Selatan Serahkan Senpira Laras Pendek ke Polsek Gelumbang

Senapan serbu M4 diketahui memiliki laras 14,5 inci dengan peluru kaliber 5.56 milimeter dari magasin yang berisi tiga puluh peluru. Senjata tersebut memiliki mode semi otomatis dan dapat memuntahkan tiga butir peluru.

Dari penangkapan Soenarko, diamankan satu pucuk senjata laras panjang M4, 2 buah magasin, peredam suara (silencer), tali sandang, dan tas senjata. Menko Polhukam Wiranto membenarkan senjata yang diamankan dari politikus Gerindra tersebut berjumlah satu pucuk.

"Satu (pucuk). Tetapi menguasai senjata api berat ilegal tidak diizinkan, siapa pun. Itu ada hukumnya, ada undang undangnya, tidak mengada-ngada," ungkap Wiranto,Selasa (21/5/2019).

Wiranto menambahkan Soenarko diduga menyelundupkan senjata dari Aceh. Ia menyebut senjata ilegal yang diselundupkan Soenarko ini berkaitan erat dengan isi pernyataan mantan orang nomor satu di Kopassus itu dalam video viral tersebut, yakni mengenai aksi 22 Mei. Atas ucapannya, Soenarko dilaporkan ke Bareskrim.

"Jadi supaya tidak simpang siur ya, memang penangkapan dari Mayor Jenderal Purnawirawan Soenarko berkaitan dengan ucapan-ucapan beliau juga pada saat ada penjelasan kepada anak buahnya yang terekam dan diviralkan," sebut Wiranto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.

Saat ini Soenarko sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Rutan POM Guntur. Dalam kasus tersebut, seorang personel TNI aktif berpangkat Praka juga turut diamankan.

Wiranto berharap kasus ini tak dikaitkan dengan politik atau Pemilu 2019. “Siapapun yang melanggar hukum ada hukum yang kita tegakan,” kata Wiranto. Soenarko dilaporkan oleh pengacara Humisar atas tuduhan makar, dibuktikan melalui berbagai video yang beredar.

Selain Soenarko, ada seorang anggota TNI aktif, Praka BP, yang ikut dituduh terlibat dalam kasus senjata ilegal itu. Praka BP juga ditahan di Rumah Tahanan Militer Guntur.

Beberapa hari sebelumnya Kepala Staf Presiden Moeldoko mengungkapkan ada upaya penyelundupan senjata yang diduga untuk mengacaukan situasi pada saat aksi 22 Mei 2019. Menurutnya kelompok penyelundup ini ditangkap dan senjatanya sudah diamankan.

Halaman
12
Editor: Bejoroy
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved