Berita Ogan Ilir

Satu Pecandu Narkoba di Ogan Ilir Diserahkan Orangtuanya ke BNNK untuk Direhabilitasi

Badan Narkotika Nasional Kabupaten Ogan Ilir mengantarkan seorang pecandu narkoba ke panti rehabilitasi di Kalianda Lampung Selatan (Lamsel)

Satu Pecandu Narkoba di Ogan Ilir Diserahkan Orangtuanya ke BNNK untuk Direhabilitasi
SRIPOKU.COM/BERI SUPRIYADI
Ds, pecandu Narkoba, warga Ogan Ilir diantar orangtuanya ke BNNK Ogan Ilir dan dikirim ke Panti Rehabilitasi di Kalianda Lampung Selatan. 

Laporan wartawan sripoku.com, Beri Supriyadi

SRIPOKU.COM, INDRALAYA--Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Ogan Ilir (OI) melalui seksi rehabilitasi mengantarkan seorang pecandu narkoba ke panti rehabilitasi yang berada di Kalianda Lampung Selatan (Lamsel).

Inisial DS (25), tercatat warga Desa Rantau Panjang Kecamatan Rantau Panjang Kabupaten OI, Senin pagi (6/5) pukul 10.00 langsung diantarkan oleh pihak keluarganya ke kantor BNNK OI di Jalintim Km 32 Indralaya-Kayuagung.

Kedatangan pecandu narkoba ke kantor BNNK OI ini langsung diterima oleh Staf Rehabilitasi Ahmad Syarkati.

Selanjutnya atas inisiatif dan kesadaran dari pihak keluarga, inisial Ds rencananya akan diantarkan oleh petugas BNNK OI ke panti rehabilitasi yang berada di Kalianda Lampung Selatan.

Menurut Kepala BNNK OI AKBP Irfan Arsanto SSos didampingi Kasi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat Rulyadi mengungkapkan, sepanjang tahun 2019 ini baru satu orang pecandu narkoba yang bersedia diantarkan oleh keluarganya untuk dilakukan rehabilitasi.

Akan tetapi lanjutnya, angka tersebut dipastikan akan bertambah. "Pada dasarnya BNNK Ogan Ilir bersedia membawa pecandu narkoba menuju ke panti rehabilitasi. Tetapi harus dengan persetujuan pihak keluarga," himbau Kasi P2M Rulyadi.

Hari Pertama Bulan Ramadan 1440 H, Kota Pagaralam Diguncang Gempa

7 Peristiwa Dalam Alquran yang Terbukti Nyata Secara Ilmiah, No Terakhir Tentang Fungsi Gunung

Tingkat Stres Untuk Perempuan Lebih Tinggi Dari Laki-Laki, Ini 7 Tips Untuk Mengatasinya

Rulyadi berharap, kegiatan tersebut berjalan dengan lancar mulai dari proses intake sampai dengan serah terima.

"Dan diharapkan nantinya dapat kembali pulih produktif dan berfungsi sosial," harap Kasi P2M BNNK OI Rulyadi.

Ia menyatakan, pihaknya terus-menerus melakukan penekanan dan upaya tindakan pencegahan, pemberantasan, dan penyalahgunaan narkoba (P4GN) yang saat ini dilakukan secara terus-menerus berkesinambungan.

Dengan harapan agar generasi muda khususnya kalangan pelajar, mahasiswa terhindar dari bahaya narkotika dan obat-obatan terlarang.

Mengingat saat ini, narkoba tidak hanya menjerumuskan masyarakat umum saja, melainkan narkoba telah mewabah di lingkungan orang-orang terdidik, mulai dari kaum pelajar, pegawai, hingga kalangan pejabat.

"Maka dari itu, melalui upaya-upaya dalam bentuk sosialisasi akan bahayanya narkoba diharapkan dapat mencegah tindakan penyalahgunaan narkoba, khususnya kali ini kita sosialisasikan di kalangan pelajar," kata Kasi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat Rulyadi.

Ia menghimbau kepada masyarakat yang sudah terlanjur memakai, dianjurkan untuk segera melaporkan diri ke Klinik BNNK Ogan Ilir agar bisa di rehabilitasi atau di obati.

"Jika ada pemakai ataupun bandar narkoba silakan melapor. Identitas pelapor akan kami rahasiakan," tegas Kasi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNNK OI.

Penulis: Beri Supriyadi
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved