Gembok Sel tak Terkunci; 30 Tahanan Polresta Kabur, Jebol Ventilasi, 8 Ditangkap 22 Masih Dikejar

Hujan deras yang turun Minggu (5/5) pukul 02.30 dimanfaatkan tahanan narkoba Polresta Palembang. Mereka menjebol ventilasi setinggi 2 meter dengan kay

Gembok Sel tak Terkunci; 30 Tahanan Polresta Kabur, Jebol Ventilasi, 8 Ditangkap 22 Masih Dikejar
Sriwijaya Post edisi cetak
Gembok Sel tak Terkunci; 30 Tahanan Polresta Kabur, Jebol Ventilasi dengan Balok, 8 Ditangkap 22 Masih Dikejar. 

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi menuturkan, saat ini seluruh tim yang telah dibentuk berdasarkan perintah Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara langsung bergerak melakukan penangkapan terhadap tahanan yang kabur.

"Kapolda sudah memerintahkan untuk tim yang telah dibentuk, agar langsung melakukan pengejaran. Tim yang bergerak dari Polresta Palembang hingga Polsek dikerahkan, untuk menangkap para tahanan yang kabur," ujarnya.

Pengejaran terus dilakukan tim yang telah dibentuk, termasuk menutup akses keluar dari Palembang. Tim bergerak cepat, dengan tujuan agar semua tahanan yang kabur bisa segera tertangkap.

Pengejaran dilakukan tidak hanya di tempat-tempat yang dianggap menjadi pelarian para tahanan. Tetapi, rumah dan tempat yang sinyalir menjadi tempat persembunyian para tahanan juga di datangi.

"Kami himbau kepada para tahanan, lebih baik menyerahkan diri. Kemana kalian lari, akan kami kejar dan kami tangkap kembali," ujarnya.

Selain itu, Kabid Humas juga menghimbau dan meminta bantuan masyarakat bila melihat para tahanan yang kabur agar segera melaporkan ke kantor polisi terdekat. Laporan masyarakat juga di perlukan, agar semua tahanan yang kabur bisa semuanya bisa segera tertangkap.

Dari pengejaran, tim sudah mengamankan setidaknya tujuh tahanan yang kabur. Sisanya, masih dilakukan pengejaran yang dilakukan tim yang sudah dibentuk.

"Benar sudah ada tujuh tersangka yang diamankan setelah beberapa jam kabur. Sekarang, anggota masih melakukan pengejaran untuk menangkap semua tersangka," ujarnya.

Ketika disinggung mengenai untuk petugas jaga tahanan dan personel yang melaksanakan piket pada saat kejadian, saat ini sedang dilakukan pemeriksaan Propam.

"Masih diperiksa, bila memang ada keterlibatan akan dilakukan penindakan. Tetapi kami belum bisa langsung menindak, karena harus proses dan interogasi terlebih dahulu," katanya.(diw/ard)

===

Editor: Bejoroy
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved