Perempuan Pekerja Kantoran Lebih Stres Dibanding Pria, Ini 3 Faktor Penyebabnya
Namun adakalanya pekerjaan di kantoran membuat kita tidak nyaman, bahkan dapat menyebabkan stres yang disebabkan oleh beberapa faktor.
SRIPOKU.COM-- Siapa sih yang tak ingin bekerja di kantoran.
Bekerja dengan pakaian yang rapi, suasana yang bersih serta lingkungan yang sehat.
Tak hanya pria, perempuan juga punya keinginan yang sama bekerja di kantoran, apalagi ditambah dengan lingkungan yang nyaman dan bersih.
Namun adakalanya pekerjaan di kantoran membuat kita tidak nyaman, bahkan dapat menyebabkan stres yang disebabkan oleh beberapa faktor.
• Juventus Siap Rekrut 6 Pemain Untuk Mengangkat Tropi Liga Champion Musim Depan, Ini Orangnya
• Segudang Manfaat Sawi Untuk Kesehatan, Terutama Kesehatan Jantung
• 5 Video ASMR Dapat Mengatasi Sulit Tidur, Agar Dapat Peroleh Kualitas Tidur Yang Baik
Perusahaan penyedia jasa kesehatan Cigna Corporation baru saja merilis hasil survei global Skor Kesejahteraan 360° pada Selasa (26/3/2019).
Selain mengungkap persepsi kesejahteraan, survei tersebut juga memotret sejumlah hal.
Di antaranya yakni tingkat stres pekerja di 22 negara yang disurvei, termasuk di Indonesia.
Khusus di Indonesia, survei tersebut mengungkapkan perempuan bekerja lebih merasa stres dibandingkan pria bekerja.
Persentasenya yakni 84 persen berbanding 76 persen.
“Meskipun pria masih dianggap sebagai pencari nafkah utama, perempuan pekerja merasa mereka tetap harus berkontribusi terhadap keuangan keluarga,” ujar Direktur HR Cigna Indonesia Nefo Luhur Dradjati dalam siaran pers, Jakarta, Selasa (26/3/2019).
Survei itu mengungkapkan faktor yang membuat perempuan stres, yakni tekanan pekerjaan (29 persen), memikirkan kondisi keuangan pribadi (13 persen), dan memikirkan keuangan keluarga (10 persen).
• 7 Manfaat Lain Dari Ikan Teri Selain Untuk Kecerdasan Otak, Salah Satunya Masalah Keracunan
• Bikin Tak Percaya Diri, Timbul Bintik-Bintik Hitam di Wajah, Inilah Faktor Penyebabnya
• Sering Kita Makan, Kombinasi Makanan Ini Tak Baik Untuk Kesehatan, Salah Satunya Kopi dan Roti
Masih menurut survei, hanya 1 dari 3 responden perempuan yang merasa percaya diri akan kondisi keuangan mereka.
Selain itu, mayoritas responden perempuan di Indonesia juga merasa bahwa program kesejahteraan karyawan hanya untuk memberikan manfaat secara umum, tidak dikhususkan kepada kebutuhan perempuan pekerja.
Oleh karena itu, responden perempuan berharap agar kantor tempat mereka bekerja dapat mengadakan program kesejahteraan yang dikhususkan kepada perempuan.
Untuk mengatasi stres, mayoritas responden pekerja perempuan, baik yang masih lajang, menikah maupun memiliki anak, berharap dapat mengambil lebih banyak cuti.
• Dengan Rp 1,2 Juta Sudah Bisa Punya Ponsel Baru Berukuran 6,1 Inci dan Baterai Jumbo, Mau?
• 4 Tips Yang Bisa Dilakukan Agar Panjang Umur dan Tetap Sehat Sepanjang Hari
• Lebih Susah Yang Mana, Mengatur Anak Pertama Atau Anak Kedua? Inilah Penjelasannya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/perempuan-stres-bekerja.jpg)