Berbagai Tips Cegah DBD, Salah Satunya Tidak Gantung Pakaian Bekas Pakai

Hujan dengan intensitas tinggi terjadi di beberapa daerah akhir-akhir ini. Risiko akan munculnya penyakit demam berdarah pun semakin meningkat meski

Berbagai Tips Cegah DBD, Salah Satunya Tidak Gantung Pakaian Bekas Pakai
https://sammyonstate.com/
Ilustrasi - Gantung Pakaian Bekas Pakai. 

SRIPOKU.COM - Hujan dengan intensitas tinggi terjadi di beberapa daerah akhir-akhir ini. Risiko akan munculnya penyakit demam berdarah pun semakin meningkat meski kasus ini tidak hanya ditemukan saat musim hujan.

Berita Lainnya:
Cuaca di Palembang Tak Menentu, Masyarakat Harus Waspadai Penyakit Demam Berdarah Dengue
Penderita Penyakit Demam Berdarah Dengue Meningkat di Kota Palembang Terbanyak di Kecamatan Sukarami

Penyakit demam berdarah dengue (DBD) disebabkan gigitan nyamuk Aedes aegypti. Nyamuk ini akan berkembang biak dengan cepat pada musim hujan karena adanya genangan air di lingkungan tempat tinggal.

Namun, ternyata Aedes aegypti tidak hanya berkembang biak di genangan air, melainkan juga di baju bekas pakai yang digantungkan. Ini disebabkan nyamuk tersebut menyukai aroma keringat manusia.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Tular Vektor dan Zoonotik Kemenkes dr Siti Nadia Tarmizi mengatakan, masyarakat dapat mengurangi risiko penyebaran penyakit DBD dengan lebih memperhatikan kebersihan lingkungan.

"Masyarakat juga waspada untuk lebih perhatian bila demam segera periksa ke fasilitas pelayanan kesehatan, menghindari gigitan nyamuk di rumah, memastikan tidak ada baju yang bergelantungan," kata Nadia kepada Kompas.com, Selasa (29/1/2019).

Pakaian bekas pakai yang digantungkan dapat menjadi tempat tersembunyi nyamuk yang membawa virus DBD.

Menurut Nadia, penyakit demam berdarah hingga saat ini masih menjadi ancaman karena belum baiknya masyarakat menjaga lingkungan sekitar.

"Virus dengue ada di sekitar kita dan karena pada musim hujan adalah saat nyamuk berkembang biak sehingga pertambahan nyamuk sangat cepat," ujar Nadia.

"Di saat musim kemarau, telur nyamuk yang mengering tidak dapat berkembang jadi nyamuk dewasa karena tidak ada media air, tapi saat musim hujan nyamuk cepat bertambah," kata dia.

Halaman
123
Editor: Bejoroy
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved