Berita Palembang
Kisah Komplotan Pencuri Pecah Ban, Relakan Kaki Dilindas Demi Kempesakan Ban Mobil Korbannya
"Untuk nancapkan ke ban mobil, kaki rela dilindas terlebih dahulu. Karena kan besinya ditempelkan di sepatu atau sendal.
Secepat kilat Hairul langsung mengambil tas milik korban namun Sajihan yang juga sadar langsung menerjang kendaraan milik pelaku, sehingga keduanya terjatuh.
• Cristiano Ronaldo 7 Kali Selamatkan Muka Juventus Di Liga Italia, Berikut Ini Buktinya
• DJ Egza, Female Disk Jockey Asal Seberang Ulu Palembang yang Berkarir di Jambi
• Cristiano Ronaldo 7 Kali Selamatkan Muka Juventus Di Liga Italia, Berikut Ini Buktinya
"Saat aku berhasil ambil tas, korban sadar dan mengejar kami. Kami diterjang oleh dio (Korban). Jadi kami jatuh, aku belum sempat berdiri sudah ditangkap, sedangkan Yoka berhasil kabur," jelas Hairul yang pernah dipenjara karena perkara kepemilikan sajam di Polsek di bilangan Jakarta.
Sementara, Kapolsek IB 1 Palembang Kompol Masnoni di dampingi didampingi Kanit Reskrim Iptu Azwan membenarkan kejadian penangkapan kawanan pencuri dengan mosus pecah ban. Menurut Masnoni, komplotan tersebut melakukan aksinya saat korbannya tidak sadar.
• DJ Egza, Female Disk Jockey Asal Seberang Ulu Palembang yang Berkarir di Jambi
• Cristiano Ronaldo 7 Kali Selamatkan Muka Juventus Di Liga Italia, Berikut Ini Buktinya
• Sepanjang Tahun 2018, Jumlah Perkara Masuk di Pengadilan Negeri Klas IA Palembang Naik Tiga Persen
"Para pelaku dikenakan pasal 363. Disinyalir komplotan ini melakukan aksinya secara berkelompok, dengan cara menempelkan besi payung yang menyerupai paku dan ditempel di sepatu sebelum ditempelkan diban mobil."
"Dari polanya mereka merupakan pemain lama. Pelakunya 2 orang, dan sejauh ini masih dalam tahap penyelidikan. Apalagi kejadian ini serupa dengan kasus di km 5, dengan menggemboskan ban milik korbannya. Biasa mereka melakukannya di luar Palembang, sekarang masuk Ke Palembang," ujar Kapolsek IB 1 itu.