Berita Palembang

Pasien Gangguan Jiwa di Palembang Enggan Jadi Golput pada Pemilu 2019. 'Sayang Kalau tidak Nyoblos'

Pasien Gangguan Jiwa di Palembang Enggan Jadi Golput pada Pemilu 2019. 'Sayang Kalau tidak Nyoblos'

ilustrasi
Pasien Gangguan Jiwa di Palembang Enggan Jadi Golput pada Pemilu 2019. 'Sayang Kalau tidak Nyoblos' 

Pasien Gangguan Jiwa di Palembang Enggan Jadi Golput pada Pemilu 2019. 'Sayang Kalau tidak Nyoblos'

Laporan wartawan Sripoku.com, Odi Aria Saputra

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Hak bagi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) untuk menjadi peserta pemilu kini masih menjadi perdebatan bagi sejumlah pihak.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menyatakan ODGJ memiliki hak yang sama menjadi peserta pemilu lainnya.

Pada Maret lalu, KPU menyatakan akan memfasilitasi seluruh masyarakat untuk dapat menjalankan haknya pada Pemilu 2019.

Deretan Artis Ini Ditinggal Mati Pasangan. Ada yang Meninggal Secara Tragis. No 3 Kini Dipenjara!

Inilah 3 Kasus Perselingkuhan Artis Terviral Sepanjang Tahun 2018, No 2 Kini Hilang Bak Ditelan Bumi

BREAKING NEWS Kaca Sampai Bergetar, Warga Jakabaring & Oki Kembali Dengar Suara Dentuman Misterius

Dalam penjelasan tersebut, KPU menyebutkan hal yang sama diberlakukan bagi mereka yang mengalami gangguan kejiwaan.

Wacana ODGJ dapat nyoblos dalam pesta rakyat itu pun disambut baik oleh pasien Rumah Sakit Jiwa RS Ernaldi Bahar Palembang.

Para pasien pun mengaku antusias menentukan pilihannya dan enggan menjadi Golongan Putih (Golput) tak menyampaikan suaranya.

"Pasien yang rawat jalan sering kita tanyai mereka ingin nyoblos. Kata mereka sayang kalau tidak nyoblos. Rugi kalau golput," ujar Kepala Instalasi Humas dan Pelayanan Pengaduan RS Ernaldi Bahar Palembang, Iwan Andiantoro, kepada Sripoku.com, Rabu (26/12/2018).

Sama-sama Pedangdut Kondang, Ternyata Ini Mobil Milik Nella Kharisma dan Via Vallen, Beda Jauh?

Tak Kuat Jalani Hidup, 7 Artis Indonesia Ini Pernah Nekat Bunuh Diri, No 3 Nyaris Tewas di Penjara

Tak Kuasa Tahan Air Mata, Kartika Putri Pernah Dibuat Nangis oleh Anak Habis Usman, Ini Alasannya!

Iwan Andiantoro mengatakan, untuk saat ini pihaknya belum mendapatkan sosialisasi dari KPU Sumsel atau pihak terkait bahwa pasien dengan gangguan jiwa boleh ikut nyoblos pada pemilu 2019.

Halaman
12
Penulis: Odi Aria Saputra
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved