Lapor Mang Sripo
Petani Karet Butuh Subsidi
Kami para petani karet di wilayah Ogan Ilir mengharapkan ada subsidi lantaran kami ingin meremajakan kebun karet. Soalnya, biaya yang digunakan
SRIPOKU.COM - Untuk Pemerintah Provinsi Sumsel, kami para petani karet di wilayah Ogan Ilir mengharapkan ada subsidi lantaran kami ingin meremajakan kebun karet.
Soalnya, biaya yang digunakan termasuk tinggi, sementara kami hanya bersandar di pekerjaan ini untuk hidup.
Berita Lainnya:
• Musim Hujan Petani Karet Keluhkan Harga Jual
• Dilema Petani Karet Baturaja, Harga Getah Karet Terus Anjlok : Dapur Tak Lagi Bisa Mengepul
Apalagi, kabarnyqa, petani sawit sudah diberikan sudah subsidi. Kami berharap, kami juga bisa mendapat kebijakan tersebut.
0857583618xx
Jawaban
Hampir serupa dengan peremajaan kelapa sawit, nantinya petani karet akan mendapatkan subsidi sekitar Rp 25 juta per hektar dengan batasan maksimal dua hektar tiap petani. Dengan besaran dan tersebut dinilai cukup untuk penyediaan benih 550 batang, pupuk npk, racun hama, chainsaw, dan beberapa kebutuhan pendukung lainya. Total kucuran dananya Rp 13 miliar melalui APBN untuk 1200 hektar kebun karet.
Adapun syarat petani untuk mendapatkan subsidi peremajaan ini yakni harus memiliki kelompok tani yang dalam satu kelompoknya terdiri dari 25 petani. Kemudian, kelompok tani ini mengajukan bantuan kepada Dinas Perkebunan Provinsi Sumsel. Nantinya bantuan itu akan diserahkan secara perkelompok bukan sendiri-sendiri. Program subsidi peremajaan kebun karet ini juga akan dilakukan setiap tahun. (cr26)
Rudi Arpian
Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Dinas Perkebunan Sumsel
Keterangan:
Jika Anda ingin menyampaikan keluhan, kritik dan saran tentang pelayanan publik, silahkan mengirimkan ke: SMS: 0811710188, Fax: 0711-447071, E-mail: sriwijayapost@yahoo.com, Facebook: Sriwijaya Post
====
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/salah-satu-petani-karet-ketika-menyadap-pohon-karet-di-kecamatan-keluang_20180828_113140.jpg)