Dukcapil Ungkap Kejahatan Penjualan Blangko KTP-el di Pasar Online. Masyarakat Diminta Hati-hati

Dukcapil Ungkap Kejahatan Penjualan Blangko KTP-el di Pasar Online. Masyarakat Diminta Hati-hati

Dukcapil Ungkap Kejahatan Penjualan Blangko KTP-el di Pasar Online. Masyarakat Diminta Hati-hati
SRIPOKU.COM/SUDARWAN
Contoh KTP elektronik. Dukcapil Ungkap Kejahatan Penjualan Blangko KTP-el di Pasar Online. 

Dukcapil Ungkap Kejahatan Penjualan Blangko KTP-el di Pasar Online. Masyarakat Diminta Hati-hati

Laporan wartawan Sripoku.com, Abdul Hafiz

SRIPOKU.COM, JAKARTA - Setelah berhasil mengungkap penipuan yang menggunakan nomor handphone dan indentitas yang mengaku sebagai Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kemendagri pada bulan Juli yang lalu, kali ini Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil kembali berhasil mengungkap kasus yang berindikasi pidana berupa Penjualan Blangko KTP-el (dokumen negara) di Pasar Online, tidak lebih lama dari 2 hari.

Keberhasilan ini diawali dengan informasi yang diperoleh dari media tentang beredarnya blangko KTP-el dimaksud yang diperjualbelikan melalui pasar online pada hari Senin yang lalu.

Selanjutnya berdasarkan informasi tersebut dilakukan penelusuran melalui koordinasi dengan perusahaan pencetak blangko KTP-el dan dengan toko penjual online.

Pada saat ini sudah dapat diidentifikasi siapa pelaku yang menawarkan dan dimana lokasi barang itu diperoleh.

Melalui penelusuran lebih lanjut, Zudan mengungkapkan bahwa Ditjen Dukcapil sudah bisa mengidentifikasi pelaku secara lebih rinci lagi seperti alamat, nomor telphone, bahkan foto wajah yang bersangkutan.

Sejalan dengan itu kasus tersebut sudah dilaporkan ke Polda Metro Jaya.

Sesuai dengan Pasal 96 Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013 tentang Administrasi Kependudukan perbuatan tersebut merupakan tindakan pidana dengan ancaman pidana penjara paling lama 10 Tahun dan denda paling banyak 1 miliar rupiah.

“Perlu dijelaskan bahwa setiap blangko KTP-el memiliki nomor UID atau nomor identitas Chip yang khas yang membedakan satu dengan yang lain."

Halaman
12
Penulis: Abdul Hafiz
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved