Berita Palembang

Berita Palembang: Kampus B UIN Raden Fatah Palembang Jadi Kampus Terbesar di Sumsel

Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang terus berbenah dalam penambahan fasilitas untuk bersiap menuju fokus Distingsi

Penulis: Yuliani | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM/YULIANI
Menag RI didampingi Gubernur Sumsel dan rektor UIN RF Palembang saat melakukan peletakan batu pertama kampus B UIN Raden Fatah Palembang di Jakabaring Palembang, Rabu (31/10/2018). 

Berita Palembang: Kampus B UIN Raden Fatah Palembang Jadi Kampus Terbesar di Sumsel

Laporan wartawan Sripoku.com, Yuliani

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang terus berbenah dalam penambahan fasilitas untuk bersiap menuju fokus Distingsi Islam Melayu.

Maka itu pembangunan kampus B di wilayah Jakabaring terus dikejar agar menjadi salah satu kampus terbesar di Sumsel.

Rektor UIN Raden Tatah Palembang, Prof Dr H Muhammad Sirozi PhD mengatakan, pembangunan kampus B di kawasan Seberang Ulu ini bertujuan meningkatkan integritas dari kampus instistut ke universitas.

Baca: Beri Kuliah Umum di UIN Raden Fatah, Herman Deru Dukung Deklarasi 4000 Mahasiswa Anti Hoax

Baca: Berita Palembang: Oki Setiana Dewi Bius Mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang.

Baca: Universitas Mazhab Iran Tawarkan Kerjasama Pendidikan di UIN Raden Fatah

“Nanti ada gedung B akan dipergunakan untuk kampus utama dengan rincian kantor pusat administrasi, laboratorium terpadu, perpustakaan, fakultas sains dan teknologi, fakultas ekonomi dan bisnis, fakultas tarbiyah dan fakultas psikologi,” ujarnya dalam peletakan batu pertama kampus B di Jakabaring Palembang, Rabu (31/10/2018).

Sirozi menambahkan, untuk fakultas yang ada di kampus lama sebagian akan digunakan sebagai kampus program magister.

Pembangunan gedung baru ini sebanyak 9 unit dimulai sejak 16 Oktober 2018 lalu hingga 16 bulan ke depan.

Namun diperkirakan akan selesai dalam durasi waktu hanya 14 bulan selesai.

“Kalau selesai, kampus B UIN Bakal jadi kampus terbesar di Sumsel, dengan luas wilayah 35 hektar,” jelasnya.

Baca: Delegasi Universitas Mazhab-Mazhab Iran Lakukan Kunjungan Balasan ke UIN Raden Fatah Palembang

Baca: Mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang Demo Tuntut Usut Dugaan Pungli dan Pembenahan Kampus

Baca: Siapkan Alquran Terjemahan Baso Palembang, Tim Penerjemah Alquran UIN Raden Fatah Bahas Draf Final

Sementara itu, Kementerian Agama Republik Agama (Kemenag) Republik Indonesia, Lukman Hakim Saifuddin turut melakukan pemasangan batu pertama pembagunan kampus B Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang yang terletak di kawasan Jakabaring tersebut.

Dijelaskan Lukman, saat ini Indonesia memprioritaskan pendidikan dengan menganggarkan sebanyak 20 persen dana Anggaran Pembelajaan Belanja Negara (APBN selain Taiwan.

Indonesia sendiri menganggap sektor pendidikan sangat penting.

“Kita ucapkan terima kasih kepada pemerintah Provinsi Sumsel yang telah menghibahkan tanah seluas 35 hektar untuk pembangunan gedung B UIN Raden Fatah,” ungkapnya usai acara pamasangan batu pertama gedung B UIN Raden Fatah Palembang.

Lukman mengingatkan, dalam proses pembangunan pendidikan harus melihat mutu dan kualitas, jangan sampai hanya memproritaskan fisik saja tetapi juga pada aspek spiritual agamanya.

Baca: UIN Raden Fatah Palembang Buka USM Gelombang Kedua, Simak Ini Jadwal Lengkapnya!

Baca: Tahun Ini Peminat UM-PTKIN ke UIN Raden Fatah Palembang Tinggi

 

“Kita berkomiteman akan semua sekolah tinggi naik menjadi institut dan tidak semua institut bisa menjadi universitas,” ujarnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved