Berita Pendidikan

Perkuat Ekonomi Keluarga di Desa Lembak: Mahasiswa KKN UIN RF Gelar Seminar UMKM berbasis QRIS

Salah satu pelaku UMKM Desa Lembak mengaku terbantu dengan adanya pendampingan langsung tersebut.

|
Handout/Dok. Mahasiswa KKN UIN Raden Fatah Palembang
KKN pengenalan QRIS -- Mahasiswa KKN UIN Raden Fatah Palembang menggelar seminar UMKM berbasis QRIS di Desa Lembak sebagai upaya mendorong pelaku usaha, khususnya ibu-ibu UMKM, beradaptasi dengan sistem pembayaran digital. Melalui edukasi dan pendampingan langsung pembuatan QRIS, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kemudahan transaksi, daya saing usaha, serta memperkuat ekonomi keluarga secara berkelanjutan. 

(Ditulis oleh : M.Ramadhan Arivai - Jurusan Perbankan Syariah - Mahasiswa KKN UIN Raden Fatah Palembang)

SRIPOKU.COM, DESA LEMBAK -- Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Raden Fatah Palembang menggelar kegiatan "Perkuat Ekonomi Keluarga di Desa Lembak: Mahasiswa KKN UIN Raden Fatah Gelar Seminar UMKM Berbasis QRIS" pada Rabu, 4 Februari 2026, Aula Desa Lembak.

Kegiatan ini diikuti oleh ibu-ibu pelaku UMKM Desa Lembak sebagai bagian dari upaya pemberdayaan perempuan dalam mendukung penguatan ekonomi keluarga melalui pemanfaatan sistem pembayaran digital.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN memberikan edukasi mengenai penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), mulai dari manfaat transaksi non-tunai hingga tata cara pendaftaran dan penggunaannya dalam aktivitas usaha sehari-hari.

Usai pemaparan materi, mahasiswa KKN juga turun langsung ke sejumlah toko dan lapak UMKM untuk mendampingi proses pembuatan QRIS agar dapat langsung digunakan oleh para pelaku usaha.

Salah satu mahasiswa KKN UIN Raden Fatah Palembang menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membantu pelaku UMKM beradaptasi dengan perkembangan teknologi.

“Kami ingin ibu-ibu UMKM di Desa Lembak lebih mudah bertransaksi dan mampu meningkatkan daya saing usaha melalui penggunaan QRIS,” ujarnya.

Kegiatan ini mendapat respos positif dari para peserta.

Salah satu pelaku UMKM Desa Lembak mengaku terbantu dengan adanya pendampingan langsung tersebut.

“Selama ini kami masih pakai uang tunai, dengan adanya QRIS ini jadi lebih praktis dan tidak repot menyediakan uang kembalian,” ujar salah seorang peserta.

Peserta lainnya juga berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut.

“Kami senang ada pendampingan langsung seperti ini."

"Semoga ke depan usaha kami bisa semakin berkembang,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan pemanfaatan QRIS oleh UMKM, khususnya yang dikelola oleh kaum perempuan di Desa Lembak, dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan transaksi dan penguatan ekonomi keluarga secara berkelanjutan.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved