Fenomena Gerhana Bulan Total 28 Juli 2018, Akan Ada 2 Hujan Meteor, Bisa Dilihat Tanpa Teleskop!
Sebagai fenomena unik, tentunya masyarakat mengharapkan dapat melihat meteor yang terjadi pada satu bulan ini.
Penulis: Fadhila Rahma | Editor: Fadhila Rahma
Puncak gerhana bulan total akan terjadi pada pukul 03.21 WIB.

Ada 2 Meteor yang Hujani Bumi
Sebagai fenomena unik, tentunya masyarakat mengharapkan dapat melihat meteor yang terjadi pada satu bulan ini.
Meteor Kaprikornid
Hujan meteor Kaprikornid yang akan terjadi pada 8 Juli hingga 10 Agustus 2018 nanti.
Mengutip dari artikel terbitan Bobo.grid.id, sesuai namanya hujan meteor Kaprikornid ini akan terlihat berasal dari rasi bintang Capricorn alias Kaprikornus.
Dilihat dari langit Indonesia, rasi bintang Capricorn ini terletak di sisi tenggara.
Namun sayangnya, hujan meteor Kaprikornid ini tergolong dalam kategori minor.
Yaitu hujan meteor dengan intensitas yang kecil.
Hanya akan ada 5 meteor yang melintas per jamnya ketika hujan meteor Kaprikornid mencapai puncaknya pada tengah malam.
Menurut catatan American Meteor Security, hujan meteor Kaprikornid ini akan mencapai puncaknya pada tanggal 26-27 Juli 2018 nanti.
Meteor Delta Akuarid
Hujan meteor Delta Akuarid ini bisa kita nikmati di kurun tanggal 15 Juli hingga 20 Agustus nanti.
Tapi, pemandangan terbaik adalah pada tanggal 29 sampai 30 Juli nanti, di mana hujan meteor Delta Akuarid akan mencapai puncaknya.
Di tanggal ini, kamu akan bisa menikmati lalu-lalang 20 meteor per jamnya.
Hujan meteor Delta Akuarid ini bisa diamati pada saat tengah malam sampai menjelang Matahari terbit.
Yang makin menarik, kedua hujan meteor ini bisa dilihat cukup menggunakan mata telanjang.
Dengan syarat, kita mengamatinya di daerah yang minim pencahayaan.
(Sripoku.com/Grid.Id)