Boleh Percaya Boleh tidak. Setelah Dua Anaknya Mimpi Giginya Patah, Pria Ini Tewas Secara Tragis

Kejadiannya cepat pak, kami melihat korban yang sudah bersimbah darah langsung melarikan korban ke RS AK Gani

Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM/AWIJAYA
ilustrasi 

Baca: Astaghfirullah, Sudah Sakit-sakitan, Nenek 100 Tahun Tewas Usai Diperkosa Pemuda Mabuk

Baca: Miris, Dalam Kondisi Mabuk, Gadis Ini Diperkosa Dengan Memakai Benda Asing

Ilustrasi korban perkosaan
Ilustrasi korban perkosaan (Capture Youtube)

"Namun saya tidak tahu siapa yang sudah berbuat itu kepada ayahnya saya. Setahu saya ayah tak memiliki musuh dan masalah," ujar Memo.

Menurut Memo, dia mendapatkan kabar ayahnya meninggal sekitar pukul 03.00 dari kakaknya.

"Semalam saya tidur di rumah teman tidak jauh dari rumah dan dikabari kalau bapak meninggal ditusuk orang. Lalu saya ke rumah sakit untuk melihat ayah saya," katanya sambil menangis.

Baca: BREAKING NEWS : Suami Tega Tusuk Dan Gorok Leher Istri di Pasar Muara Beliti

Baca: Sadis! Pelaku Begal di Palembang Tusuk Kepala Ibu Rumah Tangga Karena Mempertahankan Motornya

Baca: Suami Tertusuk Besi Karena Sulap Gagal Demian. Sedang Hamil Istri Edison Malah Bilang Begini!

Edison Wardhana dan Demian Aditya
Edison Wardhana dan Demian Aditya (Kolase Sriwijaya Post/Net)

Memo tidak menyangka kalau ayahnya akan pergi meninggalkan keluarga dengan tragis.

Namun dua adiknya beberapa hari sebelum ayahnya meninggal pernah bermimpi patah gigi dan melihat bayangan bapaknya di kamar mandi.

Ilustrasi
Ilustrasi (ISTIMEWA)

"Kami berharap pelaku cepat ditangkap dan mendapat hukuman setimpal," harap Memo.

Ahli Forensik, Dr Indra menerangkan, berdasarkan hasil visum luar di paha sebelah kanan korban ditemukan luka yang menyebabkan pembuluh darah besar robek yang menyebabkan korban banyak kehilangan darah.

"Untuk luka-luka di bagian tubuh lain ada tetapi hanya luka lebam saja seperti di bagian pipi dan ada beberapa luka lainnya," katanya.

KA SPK, Ipda Bambang, setelah mendapat informasi tersebut bersama anggota Ident Inafis Polresta Palembang, langsung mendatangi lokasi kejadian dan menuju RS AK Gani, untuk melakukan olah TKP dan Visum.

"Kami sudah memeriksa beberapa saksi di lapangan untuk melakukan penyelidikan dan nantinya kasus ini akan ditindaklanjuti oleh unit reskrim Polresta Palembang," tegas Bambang.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved