Buya Menjawab

Zikir-dzikir Setelah Salat

Saya perhatikan dibeberapa masjid, setelah sholat berjamaah ada sebagian jamaah yang mengikuti zikir bersama imam sampai berdoa bersama imam, ada juga

Editor: Bedjo
Quantum Bioenergi
Dzikir. 

SRIPOKU.COM - Assalamualaikum.Wr.Wb.
BUYA, saya perhatikan dibeberapa masjid, setelah sholat berjamaah ada sebagian jamaah yang mengikuti zikir bersama imam sampai berdoa bersama imam, ada juga yang berzikir sendiri dan berdoa sendiri, dan ada juga yang tidak ikut berzikir dan tidak berdoa sendri, malah langsung meninggalkan majelis. Bagaimana menurut Rasulullah Saw. Mohon penjelasan. Terimakasih.
0812710xxxx

Berita Lainnya:
Wariskan Zikir Syahadat

Jawab:
Assalamualaikum.Wr.Wb.
KETIKA seorang sahabat sholat berjamaah bersama Rasulullah Saw. selesai salam langsung mau meninggalkan majelis, maka Rasulullah Saw. memegang tangan sahabat tersebut dan berkata: "Wahai si Fulan, aku cinta engkau, maukah engkau aku tunjukkan sesuatu yang baik dilakukan setelah sholat. Jawab sahabat tersebut: "Mau yaa Rasulul". Maka kata Rasulullah Saw. zikir.

Maka tuntunan zikir sesudah sholat sebagai berikut;

Dzikir-dzikir Setelah shalat
Setelah melaksanakan shalat fardhu, disunnatkan untuk membaca dzikir dan doa. Dzikir istighfar setelah shalat dapat menambal kekurangan dalam shalat, sedangkan doa adalah langkah untuk mendapatkan tambahan pahala setelah mendekat kepada Allah dengan shalat.

Dzikir tersebut dibaca dengan suara rendah sesuai dengan urutan, kecuali bagi imam yang hendak mendidik para makmum, maka boleh baginya untuk berdzikir dengan suara keras dengan menghadap kepada para makmum, sambil kaki kirinya ke arah mihrab. (Ad-DarulMukhtar, Vol. I, hlm.595; al-Muhadzab, Vol. I, hlm.80)

Samurah berkata; "Jika setelah selesai shalat, Rasulullah saw. berbalik menghadap ke arah kami." (HR.Bukari. Imam Muslim dan Abu Dawud meriwayatkan dari al-Bara' bin Azib, ia berkata, "Jika shalat di belakang Rasulullah Saw. kami suka berada di sebelah kanan sehingga setelah selesai shalat beliau menghadap ke arah kami-Nailul Authar, Vol.II, hlm. 306)

Menghadapkan wajahnya ke arah kami, maksudnya ialah menghadap ke arah kanan setelah selesai shalat, sehingga jamaah yang berada di sebelah kanan dapat melihat pipi kanan Rasulullah Saw.

1. Membaca istighfar sebanyak tiga kali. Boleh dengan kalimat astaghfirullah atau dengan istighfar yang lebih panjang, seperti;
ASTAGHFIRULLAAHAL AZIIM ALLAZI LAA ILAAHA ILLAA HWAL HAYYUL QOYYUMA WA ATHUUBU ILAIHI

Artinya; "Aku memohon ampun kepada Allah yang Maha Agung, tidak ada Tuhan kecuali Dia Yang Maha Hidup, Berdiri Sendiri, dan saya bertaubat kepada-Nya."

2. Setelah shalat Subuh dan Maghrib, baca sepuluh kali;
LAA ILAAHA ILLALLAHU WAHDAHUULAA SYARIIKALAH LAHUL MULKU WA LAHULHAMDU YUHYII WA YUMIITU WAHUA ALAA KULLI SYAI IN QODIIR

3. Membaca do'a berikut sebanyak tujuh kali; ALLAHUMMA AJIRNI MINANNAR. Artinya; "Ya Allah, selamatkan aku dari api neraka."

Berdasarkan hadits riwayat Muslim bin Harits bin Tamimi, ayahnya berkata bahwa Rasulullah Saw. pernah berbisik kepadanya," Jika engkau selesai shalat Maghrib maka bacalah, Allahumma ajirnii minannar sebanyak tujuh kali."

4. Baca doa berikut;
ALLAHUMMA ANTAS SALAAM WA MINKASSALAAM WA ILAIKA YA’UUDUSSALAAM FAHAYYINA ROBBANA BISSALAAM WA ADL HILNAL JANNATA DAAROSSALAAM TABAAROKTA ROBBANAA WA TA'AALAITA YAA ZAL JALAALI WAL IKROOM

Artinya;" Ya Allah, Engkaulah kedamaian dan dari-Mu datangnya keselamatan, dan kepada-Mu memohon keselamatan. Maka hidupkanlah kami ya Tuhan dalam keselamatan, dan masukkanlah kami ke dalam surga dengan selamat, Engkau Maha Berkah, dan Maha Tinggi Dzat Yang mempunyai ke Gagahan dan ke Agungan."

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved