Ramadan 2017

OPINI : Kontinyuitas Amaliyah Ramadan

Tak terasa kita sudah memasuki hari-hari terakhir bagian sepuluh hari yang ketiga dari bulan suci puasa Ramadan

OPINI : Kontinyuitas Amaliyah Ramadan
IST/Aiptu Dulchalim, Bhabin 16 Ilir
H. Hendra Zainudin MPd.I

Kontinyuitas Amaliyah Ramadan

Oleh: H. Hendra Zainuddin. MPd.I 

(Pimpinan Pesantren Aulia Cendekia Talang Jambe Palembang)

Suasana shalat Taraweh
Suasana shalat Taraweh/SRIPOKU.COM

Tak terasa kita sudah memasuki hari-hari terakhir bagian sepuluh hari yang ketiga dari bulan suci puasa Ramadan. Di dalam hadits dikatakan, yang intinya bahwa sepuluh hari pertama

hari-hari penuh rahmat Allah SWT, sepuluh hari kedua hari-hari pengampunan (maghfirah), dan sepuluh hari ketiga adalah pembebasan dari api neraka (itqun min an-nar).
Pengklasifikasian tiga periode di atas menunjukkan tiga tahapan kemajuan, ibarat sebuah progress report, maka masing-masing tahap menandai peningkatan kearah yang lebih tinggi. Pada

bagian pertama menjelaskan bahwa melaksanakan puasa selain karena iman juga karena rahmat Allah SWT. Sebab melaksanakan puasa bukanlah suatu hal yang mudah, sebab puasa

ibadah berat kalau tidak didorong oleh iman mendalam atau niat yang ikhlas.
Pada bagian kedua, menggambarkan bahwa di saat orang mukmin yang berpuasa itu melewati tahap pertama, maka selain rahmat yang ia peroleh, ia juga akan memperoleh ampunan dari

Allah SWT. Suatu anugerah ampunan yang senantiasa dimohon oleh manusia beriman dalam rangka mensucikan diri dari noda dan dosa. Jadi ampunan (maghfirah) bagaikan mesin cuci atau

alat pembersih atas kesalahan yang dilakukan, baik sengaja karena kekhilafan, maupun karena kebodohan atau karena dorongan nafsu yang tidak terkendali.
Pada bagian ketiga, orang yang berpuasa akan diberi reward, penghargaan, ganjaran berupa tiket pembebasan dari api neraka. Tentu hal ini merupakan harapan setiap mukmin, yaitu

terbebas dari keterbelengguan untuk melaksanakan perintah Allah SWT, terbebas dari dosa dan kesalahan dan terbebas dari siksa neraka yang mengerikan itu.
Motivasi yang amat penting bagi perbaikan dan peningkatan kualitas ibadah, di saat di hari-hari kesepuluh akhir orang sudah mulai sedikit malas justru ganjaran yang akan diterima jauh

Halaman
1234
Editor: Salman Rasyidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved