Salat Gerhana Matahari
Ada 11 wilayah di Indonesia yang dilalui Gerhana Matahari Total (GMT), 9 Maret 2016. Kota Palembang salah satunya dapat menikmati fenomena alam GMT it
SRIPOKU.COM - Assalamu'alaikum Wr Wb. Buya, tanggal 9 Maret 2016, akan terjadi Gerhana Matahari Total (GMT) bagaimana umat Islam menyikapinya? Mohon penjelasan Buya.
Terima kasih.
08217837xxxx
Berita Lainnya: Masjid Agung Gelar Salat Gerhana 9 Maret Nanti
Wa'alaikumsalam Wr Wb,
Ada 11 wilayah di Indonesia yang dilalui Gerhana Matahari Total (GMT), 9 Maret 2016. Kota Palembang salah satunya dapat menikmati fenomena alam GMT itu selama 1 menit 52 detik pada pukul 06.20 WIB P1, P2 07.20 WIB P3 08 31 WIB, Bangka 2 menit 8 detik, Belitung 2 menit 10 detik, Sampit 2 menit 8 detik, Palangka Raya 2 menit 29 detik, Balik Papan 1 menit 9 detik, Palu 2 menit 4 detik, Poso 2 menit 40 detik, Luwuk 2 menit 50 detik, Ternate 2 menit 39 detik, Halmahera 1 menit 36 detik.
Palembang salah satu kota yang dilalui GMT dalam waktu cukup singkat. Palembang sendiri sudah pernah dilewati Gerhana Matahari Total pada 1988 yang lalu. Dan kedua kalinya 9 Maret 2016. Menurut DR.Aprilia Staf Pengajar Program Studi Astronomi dan Observatorium Bosscha ITB; menyaksikan Gerhana matahari Total tidak boleh secara langsung tanpa filter, GMT tersebut dapat diamati dari tempat ketinggian 15 derajat dan bisa dilakukan dilapangan terbuka.
Bagi ummat Islam disunnatkan melakukan salat sunnat Kusuf. Salat Gerhana, lafaz kusuf dan khusuf diartikan dengan gerhana matahari dan gerhana bulan. Salat gerhana matahari dan gerhana bulan hukumnya sunnat berdasarkan Hadits Nabi Muhammad Saw:
Artinya: Sesungguhnya matahari dan bulan itu tidak gerhana karena matinya seseorang, dan tidak pula karena hidupnya seseorang. Maka jika kamu sekalian melihat gerhana, salatlah dan berdoalah kepada Allah. (HR Bukhari dan Muslim)
Artinya: Berdoalah kamu sekalian dan salatlah hingga tersingkap apa yang kamu lakukan. (HR.Muslim)
Salat gerhana ini dilakukan pada saat terjadi gerhana sebanyak dua rakaat, setiap rakaat dua kali rukuk; caranya bertakbiratul ikhram dengan niat salat gerhana, doa iftitah, membaca al-Faatihah dan surah al-Baqarah, rukuk, lalu bangun dari rukuk membaca al-Faatihah dan sura al-Baqarah lanjutan, rukuk, I'tidal, sujud, duduk di antara dua sujud, sujud lagi, berdiri. Selanjutnya rakaat kedua sama. Apabila surah al-Baqarah tidak hafal, boleh surah lain yang setara panjangnya.
Dalam melaksanakan salat gerhana disunnatkan memanjangkan rukuk tetapi tidak disunnatkan memanjangkan sujud menurut Imam Rafi'i, tetapi menurut Imam Nawawi sunnat juga memanjangkan sujud. Disunnatkan berjamaah dalam salat gerhana dan diserukan: Ash Shalatu Jami'ah artinya mari salat berjamaah.
Sesudah melaksanakan saolat dua rakaat, disunnatkan berkhutbah dua kali khutbah sebagaimana salat jumat. Sebagaimana Rasulullah Saw berkhutbah:
Artinya: Rasulullah Saw berdiri lalu berkhutbah, lalu memuji Allah Ta'ala (Hingga Rasulullah Saw bersabda), "Wahai ummat Muhammad! Apakah ada seseorang yang lebih mengetahui daripada Allah bahwasanya Allah melihat hambaNya atau amah (hamba perempuan) Nya melakukan zina? Hai Ummat Muhammad! Demi Allah, seandainya kamu sekalian mengetahui apa yang aku ketahui, tentu kamu sekalian akan menangis banyak dan tertawa sedikit. Ingatlah! Bahwasanya aku telah menyampaikan!" (HR.Muslim)
Di dalam khutbahnya imam mengingatkan jamaah supaya memperbanyak sedekah dan mengendalikan diri supaya tidak terjebak dengan tipu daya syaithan dalam gaya kehidupan di dunia ini.
Bagi yang melaksanakan salat gerhana sendirian, tidak disunnatkan berkhutbah. Bacaan di dalam salat gerhana bulan dikeraskan (jahar) sedangkan pada gerhana matahari direndahkan (sirr). Begitu keterangan di dalam hadits at-Tirmidzi.
Kaum Muslimin yang mulia.
Fenomena alam ini di masa jahiliia direspon oleh masyarakat dengan mitos karena ada hubungannya dengan kematian dan kelahiran seseorang, mitos tersebut ditepis oleh Islam dengan sabda Rasulullah Saw di atas. Bahwa tidak ada hubungannya gerhana tersebut dengan kematian atau kelahiran seseorang. Perjalanan matahari, bumi, bulan dan bintang diatur oleh Allah SWT.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/salat-sunat-istisqa-di-halaman-masjid-al-fathul-akbar_20151030_134506.jpg)